- IRGC mengklaim menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln dengan empat rudal balistik sebagai balasan serangan AS dan Israel.
- Pentagon membantah serangan terhadap kapal induk namun mengonfirmasi tiga personel militer AS tewas dalam operasi di Iran.
- Operasi balasan Iran tersebut menyusul gugurnya pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei akibat agresi militer Sabtu lalu.
Suara.com - Kantor Hubungan Masyarakat Garda Revolusi Islam (IRGC) baru saja merilis pernyataan mengejutkan, yang mengklaim bahwa kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, telah menjadi sasaran serangan rudal balistik, Minggu (1/3/2026).
Dikutip dari The Times of Israel, Pentagon secara terpisah mengonfirmasi jatuhnya korban jiwa di pihak militer Amerika Serikat dalam operasi yang berlangsung di wilayah Iran.
Menurut pernyataan resmi IRGC, USS Abraham Lincoln dihantam oleh empat rudal balistik dalam sebuah operasi militer yang dinamakan 'True Promise 4'.
Operasi ini disebut sebagai respons langsung atas tindakan militer Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan kepentingan Iran belakangan ini.
“Kapal induk AS Abraham Lincoln dihantam oleh empat rudal balistik,” tegas pihak Garda Revolusi dalam pernyataan yang disiarkan media lokal dan dikutip AFP.
Mereka juga mengeluarkan peringatan keras bahwa “tanah dan laut akan semakin menjadi kuburan bagi para agresor teroris”.
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran kini telah memasuki “fase baru” dalam konflik militer, di mana operasi di darat maupun laut akan semakin diintensifkan.
Respons Pentagon dan Bantahan Serangan Kapal Induk
Meskipun Iran mengklaim keberhasilan serangan tersebut, Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) segera mengeluarkan bantahan.
Baca Juga: Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
Komando Pusat AS (CENTCOM) melalui platform X menegaskan bahwa kapal induk mereka dalam kondisi aman dan tidak terkena serangan apa pun di wilayah Teluk.
“Lincoln tidak terkena serangan. Rudal yang diluncurkan bahkan tidak mendekat,” ungkap pihak militer AS.
Namun, Pentagon tidak menampik adanya kerugian personel yang signifikan.
Mereka mengumumkan bahwa tiga anggota militer AS telah “tewas dalam aksi” dan lima lainnya “luka parah” dalam operasi yang dilakukan terhadap Iran.
Ini merupakan laporan kematian pertama personel AS sejak Amerika Serikat melancarkan bombardir besar-besaran terhadap Iran yang menewaskan pemimpin tertinggi mereka pada hari Sabtu.
Balas Dendam Atas Kematian Ayatollah Ali Khamenei
Tag
Berita Terkait
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam
-
Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Indonesia Berduka, TNI AD Kehilangan Putra Terbaik Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer
-
Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora
-
PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro
-
Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi