Suara.com - Gol telat Daley Blind menyelamatkan Manchester United dari kekalahan di kandang West Ham United dalam lanjutan kompetisi Liga Primer Inggris yang digelar di Upton Park, Minggu (8/2/2015).
MU bermain di bawah tekanan West Ham sejak babak pertama dan ketangkasan penjaga gawang David De Gea dalam banyak kesempatan menyelamatkan MU, kecuali dari aksi gemilang Cheikhou Kouyate di menit 49.
Di babak pertama West Ham berkali-kali nyaris membobol gawang De Gea. Kesempatan pertama lahir dari kaki Enner Valencia, yang pada menit 13 melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti MU tetapi masih bisa ditepis oleh penjaga gawang Spanyol itu.
Dua menit berselang, bermula dari sepak pojok, Valencia melepaskan tembakan melambung akrobatik dari dalam kotak penalti yang sayangnya kembali ditinju oleh De Gea. Pada menit 31 De Gea kembali menunjukkan kelasnya dengan mementahkan sundulan James Tomkins di muka gawang.
Tak banyak yang dibuat dua striker MU, Robin van Persie dan Radamel Falcao di babak pertama yang berakhir dengan skor imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, tuan rumah kembali tampil dengan inisiatif menyerang. Kerja keras West Ham berbuah positif di empat menit babak kedua, setelah Kouyate yang memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti, mengolah bola dengan kaki kanannya sebelum melepaskan tembakan keras yang membobol gawang United. Skor 1-0 untuk tuan rumah.
Tersentak oleh gol tuan rumah, MU mulai bermain lebih agresif. Pada menit 53 peluang mendatangi Van Persie. Menerima umpan silang Angel Di Maria, ia melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti yang sayangnya bisa ditepis oleh penjaga gawang Adrian.
Peluang bagi MU kembali datang pada menit 83 melalui kaki kiri Van Persie. Ia menerima umpan dari Falcao di dalam kotak penalti, tetapi sayang sepakannya kembali mental di tubuh Adrian.
Blind tampil sebagai pahlawan di menit 92 setelah membobol gawang Adrian lewat tembakan terarah dari luar kotak penalti. Ia memanfaatkan kesalahan barisan belakang West Ham yang gagal membuang bola dari dalam kotak penalti.
Dengan hasil imbang itu, MU masih terpaku di urutan empat klasemen sementara dengan poin 44, terpaut 12 poin dari Chelsea di puncak klasemen, lima poin dari Manchester City di urutan kedua, dan satu poin dari Southampton di urutan ketiga.
Adapun West Ham tidak beranjak dari urutan delapan dengan poin 37, terpaut dua poin dari Liverpool di urutan ketujuh. (Reuters/Goal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Cetak 6 Gol, Messi Jaga Jarak dari Dembele, Mbappe dan Haaland
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026