Suara.com - Mantan gelandang Real Madrid Emerson mengingatkan bintang Juventus Paul Pogba untuk berhati-hati sebelum mempertimbangkan hijrah ke Los Blancos. Menurut dia, di klub sekelas Madrid, pemain dituntut selalu membuat perbedaan.
"Itu tergantung pada apa yang diinginkan Pogba. Satu hal yang pasti, ketika tim Anda berubah, semuanya dimulai dari awal. Paul seperti 'anak' bagi Juventus. Jika saya jadi dia, saya akan berpikir 10 kali sebelum meninggalkan situasi seperti ini," ujarnya kepada Tuttosport.
Dia mengingatkan bermain di klub sekelas Madrid atau Barcelona memiliki beban yang sangat berat. Pihak klub dan fans menuntut pemain membuktikan kualitasnya dengan cepat.
"Para fans di Real menuntut seperti semua orang di klub. Di Madrid, pemain baru harus selalu membuat perbedaan, bahkan bisa jadi lebih jika dia dibeli dengan label 'Mr 100 juta euro'," kata Emerson.
Mantan pemain internasional Brasil mengikuti Fabio Capello ke Santiago Bernabeu pada tahun 2006 saat Juventus tergedrasi ke Serie B karena skandal Calciopoli. Namun Emerson hanya bertahan satu musim di ibukota Spanyol.
"Ketika saya meninggalkan Turin pada tahun 2006 untuk mengikuti (Fabio) Capello ke Spanyol, Juve berada pada situasi yang berbeda dengan saat ini," katanya.
Dia mengakui Madrid akan selalu menjadi salah satu klub top di dunia. Namun saat ini Juventus telah kembali ke tradisi mereka mendominasi di Italia dan berusaha meraih sukses di Eropa.(Football Espana)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan