Suara.com - Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone memberikan komentar setelah skuatnya dikalahkan oleh Celta Vigo. Simeone mengaku bahwa dirinya telah salah memasang line up skuatnya sehingga skuatnya menderita kekalahan.
Bertandang ke di Estadio de Balaidos, Simeone memainkan formasi 4-3-3 dengan menurunkan Mario Mandzukic, Antoine Griezmann dan Fernando Torres untuk pertama kalinya. Sedangkan Tiago, Gabi dan Saul di lini tengah namun Atletico gagal menguasai pertandingan.
Torres pun akhirnya digantikan oleh Cani di babak kedua. Meski Los Rojibalncos mulai menguasai pertandingan namun mereka harus pulang dengan kekalahan 0-2 oleh gol Nolito dari titik penalti dan Fabian Orellana di babak kedua.
Kekalahan tersebut juga membuat Atletico gagal memberikan tekanan pada Barcelona dan Real Madrid di papan atas. "Saya telah memilih tim yang salah di babak pertama. Saya membuang 45 menit. Saya telah membuat kesalahan," aku Simeone.
Kesalahan bukan Fernando yang harus ditarik, tapi karena tidak bisa seimbang di setiap sisi. Kami memulai babak kedua dengan baik. Kemudian ada insiden penalti dan gol kedua. Celta bermain dengan sangat baik," ungkap pelatih Atletico ini.
Sedangkan Tiago ditarik di menit ke-34 dan digantikan Mario Suaerez bukan karena taktik namun tindakan pencegahan. "Dia (Tiago) merasakan sedikit (tak nyaman) di betisnya. Ia minta ditarik dan Mario masuk, tapi kita sudah berubah sebelumnya dengan Torres lebih banyak di kiri," tukas Simeone. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
-
Real Madrid Resmi Datangkan Bernardo Silva Secara Gratis! Kontrak hingga 2028
-
Tikung Real Madrid, Barcelona Dikabarkan Sepakat Boyong Julian Alvarez dari Atletico
-
Barcelona Khawatir Lamine Yamal Dipaksakan Tampil di Piala Dunia 2026
-
Atletico Madrid Tolak Tawaran Rp2,69 Triliun dari Real Madrid untuk Julian Alvarez
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris