Suara.com - Bintang Barcelona Lionel Messi mengakui tahun 2013-14 bukanlah tahun terbaiknya. Menurut dia, banyak masalah baik di dalam maupun luar lapangan.
"Kebenarannya adalah saya ingin memulai tahun ini dengan sebaik-baiknya. Saya menyadari itu (musim lalu) bukan tahun yang hebat, di mana saya memiliki banyak masalah (di dalam) dan luar lapangan," ujarnya kepada AS.
Menurut Messi, tantangan terberat adalah mengubah apa yang telah terjadi musim lalu. Dia ingin memulai musim ini dengan berusaha mendapatkan kembali apa yang pernah diraihnya pada tahun-tahun sebelumnya.
"Faktanya adalah Barca melakukannya dengan sangat baik. Untungnya, setelah pertandingan melawan Real Sociedad, di mana kami tidak memulai tahun dengan baik, segalanya berubah," kata Messi.
Barcelona saat ini, kata Messi, telah berubah dibandingkan pada awal musim. Klub Catalan telah kembali menemukan kepercayaan diri.
Namun dia mengingatkan untuk meraih gelar juara, jalan Barcelona masih sangat panjang. Salah satunya mereka akan menghadapi Manchester City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
"Kami belum memenangkan apa-apa. Ada beberapa bulan kompetisi untuk dijalani, di Liga dan Liga Champions. Dan kami harus menjamin tempat kami di final. Kami harus pergi untuk mewujudkan tujuan kami," katanya.
Messi menambahkan Barcelona telah berjumpa Manchester City musim lalu. Dia menilai The Citizens memiliki pemain hebat sehingga pertandingan nanti tidak akan mudah bagi timnya.
"Ini akan menjadi pertandingan yang ketat dan akan membuat perbedaan. Ini akan menjadi pertandingan yang bagus juga, karena City telah memperkuat diri (dari musim lalu)," tandasnya.
Berita Terkait
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Aroma Inter Miami di Persija Jakarta: Jean Mota Datang, Ryo Matsumura Terancam Didepak
-
Sinyal Kuat untuk Pensiun? Baru Gabung ke Girona, Marc-Andre ter Stegen Langsung Cedera
-
Pep Guardiola Diserang Komunitas Yahudi Manchester Usai Bela Palestina dan Genosida di Gaza
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah