- Manajer Manchester City, Pep Guardiola, dikritik Komunitas Yahudi Manchester karena membela Palestina dan menyebut genosida di Gaza.
- Kritik muncul setelah Guardiola berpidato di Barcelona sambil mengenakan keffiyeh dan menyatakan dukungannya terhadap warga Palestina.
- Komunitas Yahudi meminta Guardiola fokus pada sepak bola sebab komentarnya dinilai berpotensi memicu sentimen anti-Semitisme.
Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola mendapat kritik keras dari Komunitas Yahudi di Manchester usai pernyataannya membela Palestina dan kecam praktik genoside di Gaza.
Perwakilan komunitas Yahudi Manchester meminta Guardiola untuk fokus pada sepak bola, seraya mengingatkan risiko pernyataannya dapat memicu sentimen anti-Semitisme.
Kontroversi ini mencuat setelah Guardiola menyampaikan pidato emosional dalam sebuah konser amal di Barcelona pekan lalu.
Dalam kesempatan itu, pelatih asal Spanyol tersebut mengenakan keffiyeh, simbol perlawanan Palestina, dan menyuarakan dukungannya terhadap warga sipil Palestina.
Sikap tersebut kembali ia pertegas dalam konferensi pers jelang laga Manchester City kontra Newcastle United, ketika ia menyebut situasi di Gaza sebagai genosida di Palestina.
Melalui pernyataan resmi yang diunggah di platform X, Jewish Representative Council menyayangkan langkah Guardiola yang dinilai berulang kali mengomentari isu geopolitik.
Mereka menilai, meski berniat kemanusiaan, pernyataan sang pelatih berpotensi berdampak negatif bagi keamanan komunitas Yahudi.
“Pep Guardiola adalah manajer sepak bola. Meski refleksi kemanusiaannya mungkin bermaksud baik, dia seharusnya fokus pada sepak bola,” bunyi pernyataan tersebut dilansir dari Dailymail.
Mereka juga menuding Guardiola gagal menunjukkan solidaritas terhadap komunitas Yahudi Manchester pasca serangan teror di sebuah sinagoge pada Oktober lalu yang menewaskan dua orang.
Baca Juga: Masyarakat Sipil Desak Kejaksaan Agung Mengusut Genosida di Palestina Lewat Yuridiksi Universal
Guardiola, di sisi lain, menegaskan bahwa sikapnya murni berangkat dari rasa kemanusiaan.
Dalam konferensi pers, ia menyatakan penderitaan warga sipil akibat konflik di berbagai belahan dunia termasuk Palestina, Ukraina, dan Sudan, sangat menyakitkan baginya.
“Ini adalah masalah kita sebagai manusia. Membunuh ribuan orang tak bersalah, itu menyakitkan,” ujar Guardiola.
Kontroversi ini bukan kali pertama Guardiola menuai kecaman.
Pada Desember lalu, Jewish Representative Council bahkan menuding pernyataannya membahayakan keselamatan warga Yahudi Inggris dan mengirimkan surat resmi kepada chairman Manchester City, Khaldoon Al Mubarak.
Hingga kini, Manchester City belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kritik terbaru tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Debut John Herdman di Timnas Indonesia, GBK Diprediksi Membara
-
Empat Pemain Persija Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Pelatih Brasil Bereaksi
-
Dean James Batal Gabung Timnas Indonesia usai Status Kewarganegaraan Jadi Polemik?
-
Jay Idzes Cuma Bisa Geleng-gelang Akui Kemampuan John Herdman Dekati Pemain
-
Polemik Status Warga Negara Dean James Masuk Laporan KNVB
-
Persija Jakarta Kembali Berlatih Usai Lebaran, Sejumlah Pemain Tidak Bergabung
-
Respons Jay Idzes Jelang Dilatih John Herdman, Tebar Optimisme ke Timnas Indonesia
-
Ekspresi Elkan Baggott Jadi Sorotan usai Kembali Gabung Timnas Indonesia
-
Bos Go Ahead Eagles Pasang Badan untuk Dean James, Sebut NAC Breda Ketakutan Degradasi
-
Beckham Putra Tunda Mudik Demi Timnas Indonesia, Siap Jawab Kepercayaan John Herdman