Suara.com - Dunkin Donuts sebagai sponsor resmi Liverpool menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter The Reds. Pasalnya, perusahaan penjual donat dan kopi asal Amerika Serikat tersebut dianggap tidak menghargai lambang klub the Reds.
Hal itu bermula dari ide Dunkin Donuts mengubah logo kebesaran klub Liverpool dengan konsepnya produk-produk Dunkin. Beberapa diantaranya dengan mengganti simbol Shankly Gates dengan beberapa buah Donat dan Kopi.
Sedangkan semboyan "You'll never walk alone" digantikan "America runs on Dunkin". Sementara api abadi Hillsborough ditukar dengan milk shakes. Simbol burung di logo pun digantikan dengan logo Dunkin Donuts.
Kampanye di media sosial oleh Dunkin' Donuts tersebut langsung memunculkan nada negatif dari para pendukung Liverpool di twitter. Perusahaan yang berbasis di Boston ini pun menarik kampanye lewat twitter dan menyampaikan permintaan maaf resmi sekaligus menghentikan kampanye tersebut.
"Kami meminta maaf atas ketidakpekaan terkait tweet promosi LFC menampilkan lambang LFC. Sebagai mitra LFC, kami tidak bermaksud pelanggaran apapun, khususnya pendukung klub. Kami telah menghapus tweet dan segera menghentikan kampanye tersebut," kata pihak Dunkin dalam pernyataannya. (Scoresway)
Tag
Berita Terkait
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung