Suara.com - Hari ini, 37 tahun yang lalu, Didier Drogba lahir di Abidjan, Pantai Gading. Lelaki bernama lengkap Didier Yves Drogba Tebily ini adalah veteran punggawa Tim Nasional Pantai Gading yang kini menjadi striker Chelsea.
Bukan penggemar sepak bola tulen namanya jika tak kenal striker yang satu ini. Ya, Drogba adalah salah satu striker yang cukup disegani di kompetisi Liga Premier Inggris.
Namanya melambung sejak memperkuat Chelsea pada tahun 2004 hingga 2012, lalu kembali menjadi punggawa The Blues setelah hengkang setahun ke Shanghai Shenhua dan merumput setahun di Turki bersama Galatasaray.
Berseragam Chelsea, Drogba membantu klub asal London itu tiga kali menjuarai Liga Premier, empat kali Piala FA, dan satu Liga Champions, serta segudang gelar bergengsi lainnya. Banyak pula rekor yang ditorehkan Drogba selama merumput di Stamford Bridge.
Ketika dibeli Chelsea dari Marseille tahun 2004, Drogba langsung mencatat rekor, yakni pemain Pantai Gading termahal sepanjang sejarah dengan nilai kontrak 24 juta Poundsterling. Drogba juga jadi pemain Afrika pertama yang mencetak 100 gol di Liga Premier Inggris.
Soal perjalanan kariernya, Drogba disebut-sebut sebagai bintang yang terlambat bersinar. Pasalnya, striker bertinggi badan 188 sentimeter itu baru terjun ke dunia sepak bola profesional pada usia 21 tahun dengan klub Prancis, Le Mans.
Drogba terkenal memiliki fisik yang amat kuat, handal di duel udara, dan haus gol. Tak cuma itu, suami Diakite Lalla itu juga dikenal sebagai spesialis assist serta eksekusi bola mati.
Drogba menjalani masa kecilnya di dua negara, yakni Prancis dan Pantai Gading. Pada usia 5 tahun, orang tua Drogba mengirimnya ke Prancis untuk tinggal bersama sang paman yang adalah pesepakbola profesional. Tiga tahun di Prancis, Drogba tak betah lalu kembali ke Pantai Gading. Namun, kebangkrutan orang tua kembali memaksa Drogba muda kembali berangkat ke Prancis.
Sebelum bergabung dengan klub semi profesional, Drogba terbiasa melatih skillnya mengolah si kulit bundar di lapangan parkir. Lulus sekolah menengah atas, Drogba kuliah akuntansi di sebuah universitas sembari menyambi sebagai pemain magang di klub divisi dua Prancis, Le Mans. Dari Le Mans, Drogba hengkang ke Guingamp lalu ke Marseille sebelum akhirnya dipinang Chelsea.
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Review Welcome to Samdal-ri: Saat Kegagalan Bukan Akhir dari Segalanya
-
7 Dokumen Penting saat Transaksi Jual Beli Mobil Bekas, Wajib Diperiksa sebelum Serahkan Uang
-
Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
-
High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?
-
Cushion OMG Berapa Gram? Ini Isi Bersih, Harga, dan Perbedaan 2 Variannya
-
4 Parfum Aroma Floral Woody untuk Wanita Karier, Elegan dan Profesional Sepanjang Hari
-
Hidup di Layar: Mengapa Kita Cepat Lelah di Era yang Serba Mudah?
-
Ungkap Penyebab Kematian Sutrimo, Polisi Buka Peluang Lakukan Ekshumasi
-
Sembunyi di Bawah Meja Demi Nyawa: Tragedi Mei 1998 Lewat Mata Bocah Cina
-
Kebakaran Hotel Pullman Central Park Dipicu Fenomena Listrik di Lantai 2