- Pengamat Mohamad Kusnaeni nilai pemanggilan pemain untuk FIFA Series 2026 tunjukkan sikap realistis pelatih baru John Herdman.
- Herdman memanggil 41 pemain, mayoritas mempertahankan inti timnas kecuali ada cedera atau sanksi.
- Pemain muda seperti Dony Tri Pamungkas diberi kesempatan seleksi untuk pematangan timnas masa depan.
Suara.com - Pengamat sepak bola Indonesia Mohamad Kusnaeni alias Bung Kus menilai daftar pemain yang dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 mencerminkan pendekatan realistis dari pelatih baru, John Herdman.
“Ini menunjukkan sikap realistis Herdman. Dia menyadari ini laga pertama baginya dan terlalu berisiko membuat perubahan besar,” kata Mohamad Kusnaeni saat dihubungi di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Kusnaeni ketika menanggapi keputusan Herdman memanggil 41 pemain untuk mengikuti proses seleksi jelang turnamen tersebut.
Menurut Kusnaeni, secara umum Herdman tidak melakukan banyak perubahan dalam komposisi tim.
Pelatih asal Kanada itu masih mempertahankan sejumlah pemain inti yang selama ini menjadi tulang punggung tim, kecuali mereka yang sedang mengalami cedera atau menjalani sanksi.
Ia juga memperkirakan susunan pemain yang akan diturunkan nantinya tidak akan jauh berbeda dari komposisi ketika tim Garuda tampil di ajang Kualifikasi Piala Dunia.
“Kita akan melihat formasi dan komposisi pemain yang serupa dengan saat timnas menjalani kualifikasi Piala Dunia,” katanya.
Kusnaeni menambahkan bahwa Herdman sebenarnya sudah beberapa kali melakukan pemantauan langsung ke pertandingan liga domestik.
Namun, menurut dia, tidak mudah bagi seorang pelatih untuk langsung memanggil pemain baru hanya berdasarkan satu atau dua penampilan di kompetisi.
Baca Juga: Dipanggil ke Timnas Indonesia, Ezra Walian Bawa Bekal Mentereng
Di sisi lain, ia melihat ada hal positif dari daftar pemain yang dipanggil. Herdman tetap memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda, seperti Dony Tri Pamungkas, Dethan Ronaldo Simanjuntak, dan Cahya Supriadi.
Kehadiran mereka dinilai penting sebagai bagian dari proses pematangan pemain muda untuk masa depan tim nasional.
“Jangan lupa, Herdman tidak hanya menangani timnas senior, tetapi juga tim U-23. Untuk itu, dia perlu menyinergikan program timnas senior dan tim pelapis di bawahnya,” katanya.
Selain itu, pemanggilan Ezra Walian juga menjadi perhatian tersendiri. Kusnaeni menilai keputusan tersebut cukup mengejutkan, tetapi masih masuk akal karena pemain tersebut tengah tampil menonjol di kompetisi domestik. Ia juga mengingatkan bahwa Ezra maupun Elkan Baggott sebelumnya sudah memiliki pengalaman bermain bersama tim nasional.
Kusnaeni berharap komposisi skuad tersebut mampu memberikan hasil positif bagi Indonesia di FIFA Series 2026.
“Herdman membutuhkan kemenangan itu untuk meyakinkan publik bahwa dia orang yang tepat untuk mengembalikan timnas Indonesia ke jalur yang benar,” katanya.
Pada ajang FIFA Series 2026, Indonesia dijadwalkan menghadapi Timnas Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret. Pada hari yang sama, Timnas Bulgaria akan bertemu Timnas Kepulauan Solomon.
Tim yang menang dan kalah dari dua pertandingan tersebut kemudian akan kembali bertanding pada 30 Maret. Seluruh pertandingan turnamen ini rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
(Antara)
Berita Terkait
-
Dipanggil ke Timnas Indonesia, Ezra Walian Bawa Bekal Mentereng
-
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Bicara Pasang Surut Performa Jelang FIFA Series 2026
-
Ezra Walian Dipanggil Timnas Indonesia, Marcos Reina: Dia Pantas Mendapatkannya
-
Dulu Langganan Dipanggil, Kini 7 Pemain Terpinggirkan dari Timnas Indonesia
-
Sindiran Halus Shin Tae-yong untuk Patrick Kluivert? STY Yakin Herdman Bawa Hasil Lebih Baik
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Review Lelaki-Lelaki Tanpa Perempuan: Tujuh Kisah Tentang Sepi dan Kehilangan
-
Pangeran Arab Saudi Ditemukan Meninggal Dunia di London, Darahnya Mengandung Miras dan Narkoba
-
Rizal Fadillah Bongkar Peran Pratikno di Balik Ijazah Jokowi: Penentu Sejak Rektor
-
Indosat Optimalkan Spektrum 700 MHz Perluas Jaringan 5G, Sinyal Indoor dan Fokus Wilayah Terpencil
-
Retorika Londo Ireng Prabowo Berisiko Ancam Kebebasan Pers dan Ruang Kritik
-
Sisi Lain The East Palace: Banjir Plot Twist, Siapa Arwah Kolam Sebenarnya?
-
Xiaomi Watch 5 dan Smart Band 10 Pro Resmi Meluncur, AI Personal Trainer Bikin Olahraga Lebih Cerdas
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Islam dan Nasionalisme Satu Tarikan Napas, PKB Anugerahi 5 Kiai Penjaga NKRI
-
Sunscreen Apa yang Cepat Mencerahkan Kulit Kusam? Ini Tips Memilih Produk yang Tepat