Suara.com - Persis Solo kalah tipis 0-1 atas Sriwijaya FC dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2015).
Didukung ribuan penonton, Persis tampil penuh semangat untuk bisa menahan setiap serangan yang dilakukan Sriwijaya yang diperkuat sejumlah pemain nasional seperti Ferdinand Sinaga, Patrick Wanggai, dan Rafael Maitimo.
Di babak pertama, Persis mampu mengimbangi permainan Sriwijaya. Setiap serangan yang dibangun tim asal Palembang itu mampu dihalau barisan belakang tim tuan rumah, yang diisi oleh Roy Budansyah, Agus Ripen dan Sandy Hendri Aprilianto.
Bahkan, pemain tengah Persis Abdi Gusti, Anggo Julian, Andrid Wibowo dan Dedi Cahyono bermain kompak dengan kerja sama yang baik. Meski saat menyerang selalu berhasil digagalkan barisan belakang Sriwijaya.
Persis harus mengakui keunggulan Sriwijaya di menit 18 melalui sundulan kepala pemain asingnya, Goran Glyubovic, usai memanfaatkan tendangan bola mati dari Ferdinand Sinaga. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Persis yang mencari gol penyeimbang tampil menyerang. Namun, pemain Persis Agus Ripen dan Sriwijaya Anis harus keluar dari lapangan karena di kartu merah wasit.
Sriwijaya FC memiliki satu peluang emas untuk bisa menambah gol menit 87 melalui tendangan keras Koita. Sayang bola membentur gawang Persis sehingga tidak mengubah kedudukan.
Persis mendapat satu peluang di menit 89 melalui tendangan Andrid Wibowo yang memanfaatkan bola lepas dari kiper Sriwijaya. Namun peluang tersebut kandas setelah bola melebar tipis di samping gawang lawan.
Pelatih Persis Solo Aris Budi Sulistyo menilai timnya tampil bagus. Menghadapi tim sekuat Sriwijaya, semua lini dinilai telah memenuhi harapannya.
"Anak-anak mendapatkan pengalamam berharga dari pemain seniornya. Mereka bisa menirukan ketenangan di lapangan baik saat bertahan maupun menyerang," tandas Aris. (Antara)
Berita Terkait
-
Pelatih Bali United Keluhkan Minimnya Persiapan Jelang Lawan Persis Solo
-
Bek Asing Persis Solo Bertekad Kalahkan Bali United Demi Keluar dari Zona Merah
-
Persiapan Matang, Persis Solo Targetkan Hasil Maksimal Lawan Bali United
-
PSSI Tegaskan Larangan Away Suporter Bisa Berlanjut Selamanya Jika Kerusuhan dan Perusakan Fasilitas
-
Keributan Suporter Masih Terjadi di Liga Indonesia, PSSI Buka Opsi Perpanjang Larangan Away
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit
-
Perkuat Jejaring Global, Persib Boyong Eks PSG ke Kedutaan Besar Prancis
-
John Herdman Sudah Ngobrol dengan Pemain Serba Bisa Kelahiran Finlandia Jelang FIFA Series 2026
-
1700 Hari Nganggur, Zinedine Zidane Sepakat Latih Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Reaksi Ipswich Town Lihat Elkan Baggott Mau Kembali Perkuat Timnas Indonesia
-
Prediksi Starting XI Italia vs Irlandia Utara: Gennaro Gattuso Pusing Banyak Pemain Cedera
-
Bos Go Ahead Bongkar Niat Jahat NAC Breda Permasalahkan Status WNI Dean James
-
Reuni Rasa Liga Inggris di GBK, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Panggung Panas
-
Calvin Verdonk Diserang Fans Marseille, Suporter Lille Minta Bantuan Warganet Indonesia