Suara.com - Asisten Pelatih Sriwijaya FC menyatakan timnya sangat mewaspadai semangat pemain muda Martapura FC. Pasalnya, tim tersebut mampu menahan imbang tim kontestan Liga Super Indonesia Semen Padang pada pertandingan perdana di turnamen Piala Gubernur Sumatera Selatan.
Asisten Pelatih Sriwijaya FC Hendri Susilo di Palembang, Rabu, mengatakan, skuat Laskar Wong Kito tidak boleh meremehkan tim divisi utama ini ketika berhadapan pada pertandingan kedua di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kamis (19/3/2015), untuk tetap menjaga posisi sebagai pemuncak klasemen sementara.
Berdasarkan hasil pertemuan pertama masing-masing kontestan, Sriwijaya meraih poin tiga setelah mengalahkan PSPS Pekan Baru dengan skor 2-0, sementara Semen Padang dan Martapura FC sama-sama mengemas satu angka setelah bermain imbang 1-1. Sedangkan PSPS Pekan Baru berada di dasar klasemen.
"Pantang bagi pemain untuk meremehkan Martapura FC, karena ada keunggulan sendiri dimiliki mereka yang diperkuat pemain muda," kata Hendri.
Ia mengatakan, para pemain muda ini bertanding tanpa beban jadi bisa mengeluarkan kemampuan terbaik. Sementara tim yang lebih baik di atas kertas seperti Sriwijaya FC, terkadang mengalami tekanan psikologis atas label disandangnya.
"Lawan pemain muda ini, susah-susah gampang. Jika senior yang mampu mengendalikan maka bisa jadi membuat hujan gol, tapi jika justru tertekan tentunya pertandingan akan sangat sulit sekali," kata dia.
Terkait dengan pemain bakal diturunkan, menurutnya tidak banyak merubah karena pada prinsipnya tim pelatih ingin mematenkan taktik dan strategi yang sudah diajarkan selama ini.
Sejauh ini, para pemain sudah memahami keinginan Kepala Pelatih Benny Dollo terkait dengan karakter, dan pola permainan tim ketika turun di kompetisi sebenarnya, Liga Super Indonesia yang akan bergulir pada 4 April 2015.
"Jika dilihat dari penampilan laga sebelumnya, pemain relatif sudah bisa menerjemahkan keinginan pelatih. Namun, harus diakui masih ada catatan mengenai penyelesaian akhir," ujar dia.
Bermain lepas Sementara Pelatih Martapura FC Frans S Hawae mengatakan tidak membebani skuat besutan dengan target tinggi pada pertandingan melawan Sriwijaya FC, besok (19/3/2015).
Menurutnya, tim harus bersikap realistis karena "Laskar Wong Kito", julukan Sriwijaya FC memiliki sejumlah pemain bintang yang memperkuat Tim Nasional, di antaranya, Ferdinand Sinaga (pemain terbaik LSI 2014), Titus Bonai, Patric Wanggai, dan Raphael Maittimo, serta tiga pemain asing.
"Kami harus realistis, tim hampir 90 persen diperkuat pemain muda, dan tidak ada pemain asing karena aturan mengharuskan begitu. Sementara tim yang dihadapi adalah tim juara," kata Frans.
Ia mengharapkan, para pemain dapat bertanding seperti pada laga perdana yakni mampu menahan imbang kontestan Liga Super Indonesia Semen Padang dengan skor 1-1.
Para pemain akan diberikan kebebasan untuk berekpresi di lapangan agar potensi yang ada dapat keluar secara maksimal, karena ajang ini dijadikan kesempatan uji coba sebelum turun di Divisi Utama.
"Saya biarkan anak-anak bermain lepas saja, yang penting jangan sampai jadi hujan gol. Bisa meraih hasil seperti kemarin sudah sangat luar biasa ketika berhadapan dengan Sriwijaya," kata dia.
Pada pertandingan melawan Sriwijaya FC, Martapura diperkirakan menurunkan tim terbaik yang terdiri atas, penjaga gawang Deni Suprianto, pemain belakang yakni Fahreza Agamal, M Khusen, Erwin Gutawa, Ady Setiawan, pemain tengah yakni Gideon Maesell Huwae, M Nizar, Hery Saputra, Ana Supriatna, dan pemain depannya Abdul Rahman, Saifullah Nazar.
Sementara Sriwijaya FC, relatif memiliki banyak pilihan, namun untuk babak pertama tetap menurunkan tim terbaik yakni penjaga gawang Dian Agus Prasetyo, pemain belakang terdiri atas Abdoulaye Maiga, Fachruddin, Wildansyah, Faturahman, pemain tengah yakni Asri Akbar, Raphael Maittimo, Titus Bonai (c), Ferdinand Sinaga, pemain depannya, Patrich Wanggai, dan Goran Liubojevic. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
3 Negara Antre Lawan Timnas Indonesia FIFA Matchday Juni 2026, Erick Thohir Segera Kontrak Resmi
-
Soal Rumor Playoff Tambahan Piala Dunia 2026, PSSI: Kami Belum Dapat Surat dari FIFA
-
Fokus Evaluasi Lini Serang Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Konversi Peluang Jadi Gol Lawan Malaysia
-
Timnas Indonesia Bakal Hadapi Lawan Sekelas Argentina pada November
-
Jadwal Liga Italia Pekan ke-33: Napoli vs Lazio hingga AS Roma vs Atalanta
-
Borja Herrera Cetak Gol Tercepat Super League 2025/2026, Hanya Butuh Waktu 25 Detik
-
PSSI Respons Rumor Play-Off Tambahan Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Jadi Peserta?
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Derbi Merseyside Hingga Man City vs Arsenal
-
MU Waspadai Efek Kejut Persebaya Surabaya Usai Dibantai Persija Jakarta
-
Dean Zandbergen Menggila di Belanda, Calon Striker Timnas Indonesia Panen Penghargaan