Suara.com - Berbeda dengan Piala Dunia sebelumnya yang dimainkan pada bulan Mei dan Juni, pagelaran pesta sepak bola dunia tahun 2022 di Qatar akan berlangsung pada bulan November dan Desember.
Partai final Piala Dunia 2022 dijadwalkan berlangsung pada 18 Desember. Sedangkan tanggal dimulainya kick-off Piala Dunia masih belum ditentukan.
Juru Bicara FIFA Walter de Gregorio kepada wartawan mengungkapkan keputusan itu dibuat Komite eksekutif FIFA menyusul berdasarkan rekomendasi satuan tugas yang telah membahas masalah itu secara spesifik.
"Saya bisa pastikan hari ini komite eksekutif, berdasarkan proposal dari satuan tugas..memutuskan bahwa final akan berlangsung pada 18 Desember," ujar Gregorio di markas FIFA seperti dilansir Reuters.
"Final pada hari Minggu dan dan hari itu bertepatan dengan hari nasional Qatar, tapi pada prinsipnya, kami akan mencoba menggelar pertandingan selama 28 hari," jelasnya.
Pengumuman itu mengakhiri ketidakpastian keputusan selama lebih dari empat tahun.
Qatar terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 pada Desember 2010 dengan ketentuan awal pertandingan digelar pada musim panas. Pertandingan diadakan di stadion dengan penyejuk udara.
Namun dalam beberapa hari anggota Komite Eksekutif FIFA dan presiden UEFA Michel Platini mengusulkan Piala Dunia berlangsung pada musim dingin. FIFA kemudian mempersiapkan keputusan melalui pertemuan dengan klub-klub Eropa yang menginginkan Piala Dunia berlangsung pada Mei.
Asosiasi Klub-klub Eropa (ECA) mengatakan mereka akan menuntut kompensasi. Alasannya jadwal Piala Dunia akan mengganggu musim domestik.
Berita Terkait
-
Gareth Bale Ketakutan Bangkrut meski Dapat Kucuran Rp650 M per Tahun dari El Real
-
Punya 5 Kemiripan dengan Argentina, Timnas Indonesia U-23 Bisa Juara Piala Asia U-23 2024
-
Menantikan Tuah Al Thumama Stadium, Venue Laga Penentuan Indonesia vs Jepang
-
Sama-sama Tantang Uji Coba Negara Piala Dunia 2022, Timnas Indonesia Full Senyum, Malaysia Meringis
-
Breakingnews Angel Di Maria Pensiun dari Timnas Argentina
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah