- Padahal, di masa jayanya, Bale adalah salah satu pesepak bola dengan pendapatan tertinggi di Eropa.
- Saat memperkuat Real Madrid, pemain asal Wales itu menerima gaji £554.000 per pekan setelah meneken kontrak enam tahun senilai £150 juta pada 2016.
- Bale mengaku tetap berusaha hidup sederhana dan memikirkan masa depan setelah gantung sepatu.
Suara.com - Eks Real Madrid Gareth Bale mengaku ketakutannya mengalami kebangkrutan, meski sempat bergaji hampir £29 juta (sekitar Rp650 miliar) per tahun di Santiago Bernabeu.
Dalam wawancara dengan Front Office Sports, Bale mengatakan bahwa kisah para mantan atlet yang kehilangan kekayaan setelah pensiun meninggalkan ketakutan mendalam di dirinya.
“Ada satu hal yang selalu menakutkan saya,” ujar Bale dilansir dari Mail Online.
“Kita sering baca berita tentang mantan atlet yang bangkrut setelah karier mereka selesai. Mereka tak tahu cara mengelola uangnya.”
Padahal, di masa jayanya, Bale adalah salah satu pesepak bola dengan pendapatan tertinggi di Eropa.
Saat memperkuat Real Madrid, pemain asal Wales itu menerima gaji £554.000 per pekan setelah meneken kontrak enam tahun senilai £150 juta pada 2016.
Namun, Bale mengaku tetap berusaha hidup sederhana dan memikirkan masa depan setelah gantung sepatu.
“Banyak atlet hidup dengan gaya mewah, tapi saya berusaha tidak begitu. Saya selalu memikirkan seperti apa hidup setelah sepak bola berakhir,” katanya.
Setelah pensiun usai Piala Dunia 2022, Bale mulai berinvestasi di berbagai bisnis di kampung halamannya, Cardiff.
Baca Juga: Kylian Mbappe Bandingkan Ancelotti dengan Xabi Alonso: Dua Pelatih Hebat, tapi...
Ia memiliki bar ‘Elevens’, tempat hiburan bertema mini golf bernama ‘Par 59’, dan bahkan memimpin konsorsium yang menawar Cardiff City senilai £40 juta (sekitar Rp850 miliar).
Selain itu, Bale kini aktif sebagai pundit di TNT Sports untuk ajang Liga Champions dan masih memiliki kontrak sponsor dengan BMW.
“Saya selalu punya prinsip untuk menaruh uang di beberapa tempat berbeda. Kalau satu bisnis gagal, semuanya tidak langsung runtuh,” jelas Bale.
Kini, Bale menikmati hidup setelah pensiun dengan tetap aktif di dunia bisnis dan golf.
Ia bahkan ikut turnamen BMW PGA Championship dan finis sebagai salah satu pegolf amatir terbaik di antara bintang olahraga lain seperti Andy Murray dan Ben Stokes.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League