Suara.com - Sukses meraih kemenangan di laga perdana, Persipura Jayapura kembali meraih kemenangan di laga kedua. Menjamu Bali United Pusam, Persipura menang telak dengan skor 5-2 dalam lanjutan Qatar National Bank (QNB) League yang berlangsung di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Rabu (8/4/2015).
Dibabak pertama, tim tuan rumah sempat tertinggal 1-2 dari tamunya Bali United Pusam lewat dua gol Lerby Eliandry di menit ketiga dan 28.
Gol pertama pemain yang mengawali karir di Persisam U-21 itu cukup bagus. Lerby memanfaatkan umpan jauh dari rekannya yang gagal diantisipasi sempurna oleh pemain bertahan Persipura Jayapura Ricardo Salampessy.
Bola tersebut kemudian diambil pemain bernomor punggung 12 itu lalu menggiring kearah gawang dan melepaskan tendangan yang berbuah gol bagi timnya.
Selanjutnya, gol kedua yang diciptakan dari sisi kanan pertahanan Persipura Jayapura memanfaatkan kelengahan barisan belakang tim tuan rumah yang sibuk membantu serangan.
Pemain kelahiran 21 November 1991 itu berhasil melepaskan tendangan dari dalam kotak pinalti kearah tiang jauh gawang Persipura yang dikawal oleh Dede Sulaiman.
Papan skor pun berubah 0-2 untuk keunggulan tim tamu, penonton dan Persipuramania pun terdiam.
Sementara skuad asuhan pelatih Oswaldo Lessa bukannya tidak memiliki peluang.
Kapten tim Boaz TE Salossa dan kawan-kawan coba bermain sabar dengan mengurung pertahanan Bali United, terbukti sejumlah peluang emas yang didapatkan baik melalui kakinya atau pun lewat Robertino, Ian Kabes dan Ferinando Pahabol.
Kebuntuan pun pecah dimenit 45+1, setelah bola sepakan Boaz dari sisi kanan pertahanan tim tamu gagal ditangkap sempurna oleh kiper Yoo Jae Hoo.
Bola muntahan itu berhasil dimanfaatkan oleh Yustinus Pae yang belari naik dari belakang dan menendang bola masuk kedalam gawang meski ditempel ketat pemain lawan.
Skor 1-2 untuk keunggulan tim tamu pun bertahan, ketika wasit Suharto meniupkan pluit tanda babak pertama usai.
Diawal babak kedua, tim tuan rumah yang merasa tertinggal satu gol dari Bali United langsung melancarkan serangan ke jantung pertahanan tim lawan yang dikawal Boby Satria.
Terhitung 15 menit lamanya, Boaz TE Salossa dan kawan-kawan terus menekan pertahanan Bali United, sebelum Sandy Sute berhasil mendapatkan peluang emas di sisi kiri pertahanan tim tuan rumah yang mendapat umpan jauh dari rekannya.
Sayangnya sepakannya hanya menghujam jala gawang Persipura Jayapura.
Dimenit 62, pelatih Persipura Jayapura Oswaldo Lessa memasukkan Zulham Zamrun dan menarik keluar Ferinando Pahabol dengan harapan timnya bisa mengejar ketertinggalan.
Selang dua menit kemudian, mantan pemain Mitra Kukar itu berhasil mendapat umpan matang di sisi kanan pertahanan lawan dan menggiring bola masuk kedalam kotak pinalti.
Zulham kemudian ditekel pemain bertahan Bali United yang berujung pada hadiah pinalti bagi tuan rumah.
Sebagai seorang striker, kakak kandung dari Zulvin Zamrun itu berhasil mengecoh kiper Yoo Jae Hoon dengan melepaskan tendangan keras mendatar kearah kiri gawang.
Para penonton dan Persipuramania pun bersorak, Persipura berhasil menyamakan kedudukan 2-2. Itulah gol pertama Zulham yang bernomor punggung 7, mencatatkan namanya dipapan skor.
Dimenit 79, kapten tim Boaz TE Salossa berhasil menggetarkan jala gawang Bali United lewat umpan silang yang dilepaskan pemain kelahiran Ternate, Maluku Utara itu.
Boaz mencetak gol ketiga untuk timnya setelah melepaskan tendangan keras kedalam gawang tim yang bermarkas di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Bali itu tanpa dihalau oleh Yoo Jae Hoon yang hanya terpaku melihat bola masuk kedalam gawangnya.
Gol keempat Persipura Jayapura berhasil dicetak oleh Robertino Pugliara dimenit 84, hampir sama persis dengan gol yang diciptakan oleh Boaz, hanya saja kali ini yang memberikan umpan adalah Ian Luois Kabes.
Dipenghujung babak kedua, Zulham kembali mencatatkan namanya dipapan skor setelah mendapatkan umpan matang didalam kotak pinalti dari salah satu rekannya, kemudian ia melepaskan tendangan kearah pojok kanan gawang Yoo Yaje Hoon.
Skor pun berubah menjadi 5-2 untuk keunggulan tim tuan rumah dimenit ke 89.
Tim tamu bukannya tidak punya peluang dibabak kedua, tercatat ada tiga peluang tetapi semuanya tidak membuahkan gol. Salah satunya, penetrasi dari Bayu Gatra kedalam jantung pertahanan Persipura namun berhasil dimentahkan oleh Bio Paulin dan kawan-kawan yang bermain lugas.
Hingga pertambahan waktu dua menit, kedua tim tidak lagi menambah gol. Kedudukan akhir tetap keunggulan untuk Persipura Jayapura atas Bali United Pusam Fc dengan skor 5-2.
Pelatih Bali United Indra Syafrie usai laga mengaku anak-anak terlihat kurang padu dan kalah jam terbang dari tim sekelas Persipura.
"Dibabak pertama, kami bisa menguasai jalannya pertandingan. Namun dibabak kedua, sepertinya anak-anak mulai lengah, apa lagi dengan gol pinalti tim lawan yang mungkin menghancurkan mental dan semangat tanding," katanya.
Sementara, pelatih Persipura Jayapura Oswaldo Lessa mengatakan jika timnya bermain dengan baik dibabak kedua.
"Pemain kami mampu bangkit dibabak kedua, terbukti kami bisa meraih kemenangan dihari ini," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka