Setelah menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan PSSI, Senin (20/4/2015) malam Komisi X DPR memutuskan untuk menggunakan hak bertanya kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Rapat itu membahas surat Menpora Imam Nahrowi tentang pembekuan PSSI.
"Hari ini kami terima PSSI untuk mendengarkan audiensi dan langkah selanjutnya kami akan undang Menpora dan dari situ akan lihat sikap politik Komisi X. Undangan untuk Menpora dikirim hari ini," kata Ketua Komisi X Teuku Riefky Harsya usai rapat.
Rapat dengan Menpora ini akan dikebut lantaran DPR akan memasuki waktu reses pada 25 April mendatang. Harapannya, dalam rapat dengan Menpora nanti ada solusi yang bisa dilakukan Menpora. Sebab, tambahnya, Menpora harusnya memberikan pembinaan dan mencari solusi, bukan malah membekukan PSSI.
"Kami menyayangkan tindakan Menpora. Nanti kita akan mempertanyakan apakah pemerintah siap untuk menerima kerugian pada sepakbola kita, bukan di dalam negeri tapi juga di luar negeri," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Pandjaitan menegaskan, akan melakukan tindakan hukum. Sebab, Ia mmenilai alasan Menpora yang membekukan PSSI karena mengadakan kongres yang ilegal tidaklah tepat.
"Kita akan ambil langkah hukum untuk mengugat ke PTUN. Kita akan tetap jalankan roda organisasi ini. Besok akan daftarkan ke PTUN, malam ini kita siapkan. Dan kita tetap mejalankan persiapan untuk pertandingan selanjutnya," tutur Hinca.
Berita Terkait
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Harga Mati! Presiden Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo