Babak Kedua
Saat babak kedua berjalan tiga menit, Bayern nyaris menambah keunggulan. Tapi Thomas Mueller belum beruntung. Bola sepakannya masih diblok kiper Mitchell Langerak.
Menit ke-55, Bayern kembali kurang beruntung. Kali ini usaha Lewandowski lewat sepakannya hanya menghajar mistar gawang. Selang dua menit kemudian, Bayern kembali membuang peluang. Namun sepakan Thiago masih terlalu lemah.
Usaha Dortmund menyamakan keadaan akhirnya berhasil pada menit ke-74. Gol Dortmund lahir dari aksi Pierre-Emerick Aubameyang.
Tekanan Dortmund makin membahayakan usai menyamakan kedudukan. Pada menit ke-78, Marco Reus nyaris lolos sendirian, namun Mehdi Benatia masih bisa menjinakkan pergerakan Reus.
Sekitar dua menit kemudian, giliran Henrikh Mkhitaryan yang nyaris membuat gol. Taoi bola hasil sepakan volinya masih tipis menyamping.
Hingga babak kedua selesai, skor imbang 1-1 dan laga dilanjutkan ke perpanjangan waktu.
Di paruh pertama perpanjangan waktu, Dortmund berusaha mengatur ritme permainan. Hal ini untuk menghambat permainan Bayern yang kian kencang. Babak pertama skor tetap 1-1.
Menit ke-115, Langerak membuat aksi penyelamatan gemilang saat mengagalkan peluang Bastian Schweinsteiger di mulut gawang.
Bayern lagi-lagi kurang beruntung saat Mario Goetze mengirimkan bola ke sisi gawang meski Langerak sudah salah posisi. Hingga 120 menit laga, skor imbang 1-1. Pemenang laga pun harus ditentukan lewat adu penalti.
Algojo pertama Bayern, Phillip Lahm mengalami kesialan. Dia terpeleset dan mengirim bola melambung. Sedangkan Ilkay Gundogan sukses jadi pembuka bagi Dortmund.
Kegagalan kembali terjadi buat eksekutor kedua Bayern, Xabi Alonso. Di kubu DOrtmund, Sebastian Kehl sukses menjalankan tugas, 2-0 buat Drotmund.
Tampaknya Dewi Fortuna sedang memihak Dortmund karena eksekutor ketiga Bayern, Mario Goetze juga gagal setelah bola sepakannya bisa diamankan Langerak.
Beruntung bagi Bayern karena Manuel Neuer berhasi mengagalkan penati Mats Hummels. Tapi sesaat kemudian Neuer harus tertunduk lesu karena gagak menjalankan tugasnya sebagai pengambil penalti. Bola sepakannya menghantam mistar. Dortmund pun lolos ke final.
Berita Terkait
-
Harry Kane Pecahkan Rekor 94 Tahun usai Kemenangan Bayern Munich atas Dortmund, Apa Itu?
-
Cerita Dramatis Atalanta di Liga Champions, Butuh Keringat dan Darah untuk Lolos 16 Besar
-
Tanpa Pembelaan, Pelatih Dortmund Merasa Pantas Tersingkir dari Liga Champions
-
Gagal Bela Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Maluku Ini Antar Atalanta ke 16 Besar Liga Champions
-
Robert Lewandowski Bimbang Soal Masa Depan di Barcelona
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Solidaritas Pemain Timnas Indonesia Mengalir Usai Ricky Kambuaya Jadi Korban Penghinaan Rasial
-
Teror Bobotoh Menanti, Gustavo Franca Pastikan Arema FC Siap Tantang Persib di GBLA
-
Persib Bandung Pantang Tersandung! Pesan Umuh Muchtar Jelang Lawan Arema FC
-
Dugaan Rasisme Hantam EPA, Erick Thohir Desak Operator Liga dan Klub Bertindak Tegas
-
Kevin Diks Marah ke Fans Bola Indonesia, Kenapa?
-
Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris
-
Tidak Hanya dari Eropa, Timnas Indonesia Pernah Punya Pemain Naturalisasi dari Tanah Afrika
-
Gaji Skuad Sassuolo Dibongkar Media Italia, Jay Idzes Tembus Puluhan Miliar Rupiah
-
Ingatkan Regulasi PSSI, Persib Bandung Larang Aremania Hadir di GBLA
-
Eks Barcelona Rafael Marquez akan Latih Meksiko usai Piala Dunia 2026