Bisnis / Makro
Selasa, 09 Juni 2026 | 17:45 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tergesa-gesa tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa sore (6/9/2026). Ia bertemu Presiden bersama Chatib Basri di tengah rumor pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan. [Suara.com/Novian Ardiansyah]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo memanggil Budi Gunadi Sadikin, Luhut Pandjaitan, dan Chatib Basri ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (9/6/2026).
  • Pertemuan tersebut memicu spekulasi terkait rencana perombakan menteri keuangan di tengah kondisi ekonomi negara yang sedang terpuruk.
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tetap menjalankan tugas dengan memaparkan draf APBN 2027 di Gedung Parlemen pada hari yang sama.

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Selasa (9/6/2026) datang ke Istana Kepresidenan, Jakarta. Ia tiba setelah dua tamu lainnya, Chatib Basri dan Luhut Binsar Pandjaitan juga diterima Presiden Prabowo Subianto.

Budi, yang tampak tergesa-gesa saat tiba di Istana, disebut-sebut sebagai salah satu kandidat menteri keuangan selain Chatib Basri. Presiden Prabowo memang dirumorkan akan segera mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi menteri keuangan di tengah kondisi ekonomi republik yang terpuruk.

Sayangnya Budi tidak berkomentar banyak perihal kedatangannya ke Istana untuk menghadap Presiden Prabowo Subianto. Budi, yang memiliki latar belakang di industri finansial, tiba di Istana pukul 17.03 WIB.

"Sehat selalu ya," ucap Budi saat disapa wartawan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara khusus memanggil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri, menghadap ke Istana Kepresidenan.

Kedua tokoh ekonomi tersebut terpantau tiba di Kompleks Istana secara bersamaan sekitar pukul 15.30 WIB. Pemanggilan Chatib Basri semakin memanaskan isu reshuffle menteri keuangan dan Gubernur BI.

Kendati demikian, baik Luhut maupun Chatib memilih untuk bersikap tertutup dan enggan membeberkan secara detail mengenai poin-poin yang akan dibahas bersama Kepala Negara

Meski irit bicara, Chatib Basri mengonfirmasi bahwa kedatangannya sore itu murni untuk memenuhi undangan langsung dari Presiden.

Selain agenda pemanggilan tokoh ekonomi, pada hari yang sama Presiden Prabowo juga melangsungkan rapat terbatas (ratas) bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, guna membahas perkembangan program perumahan nasional.

Baca Juga: Chatib Basri Ungkap Jalan Keluar Krisis Ekonomi saat Rumor Jadi Menkeu: Jangan Naikkan Pajak

Sektor hubungan luar negeri juga menjadi fokus utama Istana dalam dua hari terakhir. Pada Selasa siang, Presiden Prabowo menerima dokumen kredensial atau surat kepercayaan dari para duta besar negara sahabat di Istana Merdeka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lingkungan pers, terdapat sembilan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan mereka hari ini.

Di tengah pemanggilan Chatib Basri dan Luhut ke Istana, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berada di Gedung Parlemen untuk menghadiri Rapat Paripurna DPR.

Menkeu Purbaya tengah memaparkan draf awal arsitektur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027, dengan mematok target defisit anggaran pada kisaran 1,8 persen hingga 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Postur makro fiskal tahun 2027 didesain secara kolaboratif, terarah, dan terukur dengan defisit 1,8 persen sampai dengan 2,4 persen PDB," urai Purbaya di hadapan anggota dewan, Selasa.

Load More