Suara.com - Pelatih Real Madrid dan Barcelona, Carlo Ancelotti dan Luis Enrique, telah menyatakan keinginan mereka untuk solusi yang mempertemukan pihak-pihak yang tengah bertikai dalam sepak bola Spanyol untuk menangkis potensi lumpuhnya La Liga di akhir musim pada pekan depan.
Federasi Sepak Bola Spanyol mengumumkan pada hari Rabu bahwa pertandingan akan ditunda dari tanggal 16 dan seterusnya apabila sengketa tentang alokasi dana berdasarkan undang-undang baru yang mengatur penjualan kolektif hak siar televisi tidak bisa disetujui.
Mereka didampingi oleh sejumlah pemain senior Madrid dan Barca, termasuk kapten klub Iker Casillas dan Xavi Hernandez, pada konferensi pers yang diselenggarakan serikat pemain AFE pada Kamis untuk mendukung aksi mogok.
"Saya pikir itu adalah topik yang akan diperbaiki dalam beberapa hari mendatang," ujar Ancelotti, Jumat (8/5/2015).
"Saya pikir ada sedikit kurang komunikasi di antara para pihak, mereka akan bertemu dan pada akhirnya mengambil keputusan yang tepat. Saya pikir liga akan berakhir secara normal." Barcelona mengungguli Madrid di puncak klasemen dengan selisih dua poin dengan tiga pertandingan masih tersisa. Pemuncak liga akan bertandang ke Atletico Madrid akhir pekan depan dan laga itu akan menjadi salah satu pertandingan tingkat tinggi di bawah ancaman pemogokan.
"Saya berharap tidak akan sampai ke tahap itu, saya berharap bahwa dialog diantara pihak-pihak yang berseteru masih bisa diperbaiki," kata Enrique.
"Wajar saja apabila semua pihak memiliki posisi mereka sendiri, tetapi anda juga harus memikirkan apa yang diinginkan para pemain dan orang-orang yang terlibat dalam sepak bola serta menemukan solusi melalui dialog. Itu akan menjadi yang terbaik." Reformasi penjualan dan penawaran hak siar televisi yang diharapkan memberikan dorongan keuangan signifikan untuk sepak bola Spanyol telah lama ditunggu-tunggu, terutama bagi klub yang selama ini menjadi pusat-pusat kekuatan abadi Barca dan Madrid.
Menteri junior olahraga Spanyol Miguel Cardenal mengatakan pada Jumat bahwa "tidak ada alasan yang kuat untuk melakukan mogok." Namun, kepala Liga Sepak Bola Profesional Spanyol Javier Tebas dan kepala Federasi, Angel Maria Villar, telah lama terlibat dalam persaingan untuk mengontrol pertandingan Spanyol.
"Villar tidak bertanggung jawab dan kurang ajar," kata Tebas dalam pernyataan yang meledak-ledak pada Kamis.
"Dia memperlakukan sepak bola seperti perusahaan pribadinya sendiri." Liga terancam mogok "tidak bertanggung jawab" dan mengatakan mereka akan melakukan banding hukum terhadap hal itu pada hari Jumat. (Antara/AFP)
Berita Terkait
-
Brasilnya Ancelotti Makin Menggila, Hajar Panama 6-2 Sebelum Bertolak ke Piala Dunia 2026
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Analisis PSG vs Arsenal: Pressing Tinggi, Serang Sisi Kiri, dan Bertahan Mati-matian
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Herdman Samakan Potensi Mathew Baker dengan Bintang Kanada, Siapkan Jalur Kilat ke Timnas Senior
-
10 Tim yang Pernah Juara Back-to-Back Liga Champions: PSG Masuk Daftar Elit!
-
Karut-marut Administrasi SAFA Hambat Timnas Afrika Selatan Terbang ke Meksiko
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Bisa Jadi Bintang Lawan Myanmar di Piala AFF U-19 2026
-
Kegagalan Arsenal di Liga Champions, Taktik Parkir Bus Mikel Arteta Berujung Petaka di Budapest
-
John Herdman Puji Rayhan Hannan, Pemain Berbakat Persija Jakarta yang Bermentalitas Kuat
-
Fakta-fakta Laga Pertama Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2026, Sekuat Apa Myanmar?
-
Respon Berkelas Joey Pelupessy Usai Bawa SK Lommel Naik Kasta: Ingin Promosi? Beli Saya!
-
PSG Samai Rekor Legendaris Barcelona, Cetak 45 Gol dalam Semusim Liga Champions
-
Marquinhos Bocorkan Obrolannya dengan Gabriel Usai Gagal Penalti di Final Liga Champions