Suara.com - Pelatih Bayern Muenchen Pep Guardiola menolak undangan dari Barcelona untuk berangkat ke Berlin untuk melihat mantan tim asuhannya bermain melawan Juventus di final Liga Champions.
"Tidak, tidak, tidak, saya akan bertahan di sini," ucapnya ketika ditanyai mengenai undangan pribadinya dari Barcelona untuk final 6 Juni nanti.
Pelatih 44 tahun itu memimpin Barcelona meraih gelar pada Liga Champions 2009 dan 2011 pada masa kerja empat tahunnya di sana sebagai pelatih.
Barcelona berada di jalur untuk memenangi 'treble' di bawah pelatih baru Luis Enrique, setelah mereka menjuarai Liga Spanyol untuk ke-23 kalinya.
Barca akan bermain melawan Bilbao pada final Piala Raja pada 30 Mei, dan berpeluang mengunci 'treble' sepekan kemudian di final Liga Champions di Stadion Olympic Berlin.
Bayern yang diasuh Guardiola akan dimahkotai gelar Liga Jerman pada Sabtu untuk ke-25 kalinya, setelah pertandingan kandang mereka melawan Mainz di Allianz Arena.
Bayern kalah agregat 3-5 dari Barcelona di semifinal Liga Champions, setelah kalah 0-3 di pertandingan pertama yang dimainkan di Camp Nou, namun mereka mampu menang 3-2 saat pertandingan dilangsungkan di Munich.
Setelah memenangi 14 gelar dalam empat tahun di Barcelona, Guardiola telah memenangi lima gelar dalam dua tahun di Munich dengan satu tahun tersisa di kontraknya saat ini. (Antara)
Berita Terkait
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
Ledakan Dekat Hotel yang Bikin Pemain Vietnam Tak Bisa Tidur Pulas Bukan Ulah Suporter Indonesia
-
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.997 Jelang Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI
-
Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan
-
Menkomdigi Tegaskan Konten Eben Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana
-
5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian
-
Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik