Suara.com - Musim ini Manchester City gagal mempertahankan trofi Liga Premier. Tertinggal delapan poin dari Chelsea, The Citizens harus rela menyerahkan trofi liga termahal di dunia itu kepada The Blues.
City memang gagal mempertahankan gelar musim ini. Namun hal itu bukan tanpa alasan yang jelas.
Menanggapi kegagalan timnya musim ini, manajer City Manuel Pellegrini mengatakan bahwa badai cedera pemain pemain di sepanjang musim menjadi faktor penting kegagalan timnya mempertahankan gelar.
Selain itu, Pellegrini mengakui lini pertahanan City musim ini masih memiliki banyak kelemahan sehingga tim sekelas Burnley dan QPR sempat mengambil poin dari The Citizens.
"Saya tidak senang dengan kinerja kami di sepanjang musim. Bukan karena perbedaan gol dengan Chelsea, tapi karena kami kehilangan banyak poin saat menghadapi tim-tim papan bawah," kata Pellegrini.
"Sangat jelas kami harus meningkatkan konsentrasi kami. Normal jika tim yang mencetak paling banyak gol tidak bisa memenangkan liga," tambahnya.
"Sebagai tim, hal terpenting adalah kami harus bisa merebut kembali gelar (Liga Premier). Kami tidak tertinggal jauh tapi kami harus berkembang. Kami terlalu banyak membuat kesalahan," tambahnya lagi. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Singkirkan Duo Pelatih Top, Cara Sempurna Alvaro Arbeloa Bungkam Kritik
-
Declan Rice Kirim Psywar ke Man City Jelang Final Carabao Cup: Arsenal Siap Kalahkan Siapa Pun
-
Tak Merasa Bersalah dengan Selebrasi Provokatif, Vinicius Junior: Dulu Mereka Tertawakan Saya
-
Disingkirkan Real Madrid, Pep Guardiola: Musim Depan Kami akan Kembali
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026
-
Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga