Suara.com - Musim ini Manchester City gagal mempertahankan trofi Liga Premier. Tertinggal delapan poin dari Chelsea, The Citizens harus rela menyerahkan trofi liga termahal di dunia itu kepada The Blues.
City memang gagal mempertahankan gelar musim ini. Namun hal itu bukan tanpa alasan yang jelas.
Menanggapi kegagalan timnya musim ini, manajer City Manuel Pellegrini mengatakan bahwa badai cedera pemain pemain di sepanjang musim menjadi faktor penting kegagalan timnya mempertahankan gelar.
Selain itu, Pellegrini mengakui lini pertahanan City musim ini masih memiliki banyak kelemahan sehingga tim sekelas Burnley dan QPR sempat mengambil poin dari The Citizens.
"Saya tidak senang dengan kinerja kami di sepanjang musim. Bukan karena perbedaan gol dengan Chelsea, tapi karena kami kehilangan banyak poin saat menghadapi tim-tim papan bawah," kata Pellegrini.
"Sangat jelas kami harus meningkatkan konsentrasi kami. Normal jika tim yang mencetak paling banyak gol tidak bisa memenangkan liga," tambahnya.
"Sebagai tim, hal terpenting adalah kami harus bisa merebut kembali gelar (Liga Premier). Kami tidak tertinggal jauh tapi kami harus berkembang. Kami terlalu banyak membuat kesalahan," tambahnya lagi. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Ketajaman Erling Haaland Menghancurkan Senegal Sekaligus Mengukir Rekor Piala Dunia 2026
-
Resmi! Bernardo Silva Gabung Real Madrid, Rekrutan Anyar Jose Mourinho
-
Fakta Mencengangkan di Balik Brace Erling Haaland Saat Norwegia Hajar Irak 4-1
-
Thomas Tuchel Nasihati Elliot Anderson untuk Tetap Rendah Hati
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar