Suara.com - Dunia sepak bola dikejutkan dengan penangkapan tujuh orang petinggi FIFA di Zurich, Swiss, Rabu (27/8). Penangkapan ini menghebohkan karena terjadi jelang kongres FIFA dan pemilihan presiden FIFA yang akan digelar Jumat mendatang.
Dari rincian yang diungkap Jaksa Agung AS Loretta Lynch, ada 14 nama yang dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus yang diselidiki pihak berwenang AS seperti IRS, FBI, dan Kejaksaan.
Berikut 14 nama tersebut:
1. Jeffrey Webb
Saat ini menjabat wakil presiden dan anggota komite eksekutif FIFA. Webb juga menjabat sebagai presiden Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football (CONCACAF) dan presiden Federasi Sepak Bola Cayman Islands. Dia termasuk tujuh orang yang ditangkap di Swiss.
2. Jack Warner
Mantan wakil presiden dan komite eksekutif FIFA. Mantan presiden CONCACAF, dan penasihat khusus presiden Federasi Sepak Bola Trinidad dan Tobago. FBI sudah mengeluarkan surat penahanan untuk Warner.
3. Aaron Davidson
Presiden perusahaan marketing olahraga, Traffic Sports USA.
4. Nicholas Leoz
Mantan anggota komite eksekutif FIFA dan presiden South American confederation (CONMEBOL).
5. Eduardo Li
Baru saja terpilih sebagai anggota komite eksekutif FIFA. Anggota komite eksekutif CONCACAF dan presiden Federasi Sepak Bola Kosta Rika.
6. Alejandro Burzaco
Operator Torneos y Competencias S.A, perusahaan marketing olahraga di Argentina.
7. Eugenio Figueredo
Wakil presiden dan anggota komite eksekutif FIFA. Mantan presiden CONMEBOL dan Federasi Sepak Bola Uruguay.
8. Jose Maria Marin
Mantan presiden Federasi Sepak Bola Brasil.
9. Julio Rocha
Anggota tim pengembangan FIFA. Mantan presiden Central American Football Union (UNCAF) dan Federasi Sepak Bola Nikaragua.
10. Rafael Esquivel
Anggota komite eksekutif CONMEBOL dan presiden Federasi Sepak Bola Venezuela.
11. Costas Takkas
Saat ini sebagai atase presiden CONCACAF.
12. Hugo Jinkis
Pengendali Full Play Group, perusahaan marketing olahraga di Argentina.
13. Mariano Jinkis
Pengendali Full Play Group, perusahaan marketing olahraga di Argentina.
14. José Margulies
Pengendali Valente Corp dan Somerton Ltd.
Berita Terkait
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Publik Tak Puas Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Era Prabowo
-
Kejagung Sita Uang Rp 401 Miliar Dari Hasil Korupsi Nikel
-
Setahun Jadi Tersangka, Anggota DPR Satori Kembali Dipanggil KPK Soal CSR BI
-
Uang Rp 401 Miliar Hasil Sitaan Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel Dipamerkan di Kejagung
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar