Suara.com - Federasi Sepak Bola Selandia Baru, NZF tidak lagi mendukung Presiden FIFA, Sepp Blatter. NZF menarik dukungannya kepada Blatter menyusul terkuaknya kasus korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat FIFA.
Tidak hanya menarik dukungan, NZF juga mengalihkan dukungannya bagi Pangeran Ali bin al-Hussein. Seperti diketahui, Ali bin al-Hussein merupakan salah satu kandidat dalam pemilihan presiden baru FIFA yang akan digelar dalam waktu dekat.
"Mempertimbangkan perkembangan yang ada dalam 48 jam terakhir, dengan mengedepankan kecintaan kami pada sepak bola, Federasi Sepak Bola Selandia Baru sangat yakin dibutuhkan perubahan di tubuh FIFA," kata Presiden NZF Mark Aspden.
"Komite Eksekutif yakin perubahan nyata hanya bisa dilakukan dengan adanya presiden yang baru. Untuk itu kami menyatakan dukungan bagi Pangeran Ali bin al-Hussein," tegas Aspden.
Sebelumnya pada Januari lalu, negara-negara yang tergabung dalam OFC, termasuk Selandia Baru, menyatakan dukungan mereka bagi Blatter. Namun, menyusul terkuaknya kasus korupsi di tubuh FIFA baru-baru ini, satu persatu dukungan pun ditarik. (Soccerway)
Tag
Berita Terkait
-
AS Pasang Satu Syarat Tegas Jika Iran Ingin Ikut Piala Dunia 2026
-
Waspada! Meksiko Bongkar Modus Operandi Jaringan Penipuan Tiket Mahal Piala Dunia 2026
-
Peluang Indonesia Juara Berkat Format FIFA ASEAN Cup 2026, Gimana Ya?
-
Timnas Putri Indonesia Alami Penurunan Ranking FIFA
-
PSSI Tutup Rapat Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Ternyata Ini Alasannya
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI