Suara.com - Hasil survei dari Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (kedaiKOPI) menunjukkan bahwa sebanyak 246 (33,47 persen) masyarakat menginginkan dibentuknya federasi sepak bola baru dengan pengurus-pengurus yang baru juga.
"Setelah PSSI dibekukan Menpora dan Indonesia dihukum FIFA, masyarakat menginginkan supaya dugaan mafia sepak bola di Tanah Air segera dibongkar. Setelah itu, barulah federasi yang baru dibentuk," kata Juru Bicara kedaiKOPI Hendri Satrio di Jakarta, Minggu.
Melalui siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, ia menjelaskan masyarakat sendiri terbelah dua dalam menyikapi hukuman dari FIFA tersebut. Sebagian mendukung langkah Menpora untuk mereformasi total sepakbola termasuk di tubuh federasi, sebagian lagi tetap menghendaki sepak bola diurus sepenuhnya oleh PSSI.
Hendri mengatakan, dalam kondisi yang "beku" ini, mayoritas pengunjung situs berharap agar dugaan adanya mafia sepak bola dapat segera dibongkar. Setelah itu, barulah dibentuk federasi baru. Dari total 735 suara, yang memilih opsi ini sebanyak 377 (51,29 persen).
"Itu adalah tindakan nyata, semua orang ingin kasus mafia dibongkar, barulah sikap nyatanya dengan membentuk federasi baru," katanya.
Selain itu, hanya 70 suara (10,34 persen) yang berharap urusan sepak bola dikembalikan kepada PSSI dengan pengurusnya yang lama. Sisanya, 36 suara (4,9 persen), memilih jawaban apatis "terserah, yang penting juara".
Selama ini isu mafia sepakbola, pengaturan skor pertandingan, selalu disebut-sebut sebagai biang kehancuran sepak bola Indonesia, tapi siapa pelaku-pelakunya, siapa-siapa yang terlibat, belum pernah terungkap.
Ia juga menyampaikan, baru-baru ini sejumlah petinggi FIFA ditangkap polisi dan FBI di Swiss. Artinya, dugaan bahwa FIFA selama ini adalah sarang korupsi dan praktek bisnis yang kotor mulai terkuak.
Melalui hasil polling masyarakat berharap dugaan pembongkaran dugaan mafia juga bisa dilakukan Indonesia. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League