Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat miris dengan nasib dunia sepak bola di tanah air, terlebih dengan munculnya dugaan pengaturan skor dikompetisi dan saat ajang SEA Games 2015 Singapura.
Dia menyatakan dukungan buat Menpora Imam Nahrawi untuk membenahi persepakbolaan Indonesia, termasuk pembekuan PSSI serta memberantasan para mafia skor.
"Itu saya tidak tahu benar atau tidak (ada permainan skor), tapi yang penting harus ada pembenahan total di tubuh PSSI," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (18/6/2015).
Mantan Wali Kota Blitar itu menilai, PSSI belum berhasil mencetak pemain berkualitas melalu ajang kompetisi. Dia bahkah membandingkan para pemain junior di pertandingan nasional langsung turun penampilannya saat bergabung ke tim senior.
"Ya memang harus ada pembenahan total di situ (PSSI), bagaimana kita dengan prestasi yang ada seperti itu, kan sudah disampaikan, bahwa waktu junior bagus. Bayangain untuk Aqua Danone Cup bagus kita ada peringkat 7, bagus sekali. Begitu masuk dikelola oleh senior prestasinya betul-betul anjlok," kata Djarot.
"Selama beberapa puluh tahun prestasi sepakbola kita mohon maaf (kurang memuaskan). saya ini pecinta sepak bola, tapi selama puluhan tahun ngga ada prestasinya," tambah Djarot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi
-
Bojan Hodak Ungkap Kunci Persib Bandung Matikan Mariano Peralta dan Juan Villa
-
Menang Telak, Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
Penolakan Demiane Agustien Bela Timnas Indonesia, Kelak Bakal seperti Emil Audero?
-
FFI Umumkan Daftar 19 Pemain untuk Persiapan Piala AFF Futsal 2026
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?
-
Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes