Suara.com - Pelatih Brasil Carlos Dunga mendapat kritik usai Brasil mengalahkan Venezuela di laga pamungkas Grup C, Senin (22/6/2015). Dalam laga tersebut, Dunga dinilai menerapkan strategi pragmatis yang membuat performa tim Samba kurang menarik.
Namun hal tersebut ditampik mantan kapten Brasil. Menurutnya, apa yang dia lakukan adalah bagian dari strategi.
Dunga menambahkan, dirinya tidak akan mengambil pusing kritik terhadap dirinya. Karena baginya yang terpenting adalah kemenangan yang membawa tim Samba ke perempat final.
"Copa America adalah turnamen yang sulit karena tidak ada strategi yang sama di setiap pertandingan. Dan kami harus menang," tukas Dunga.
"Kami harus menjamin bahwa tim tidak bergantung pada satu pemain," tambahnya.
"Kami yakin setiap pemain bisa membawa perubahan. Kami yakin mulai saat ini Brasil akan bermain lebih baik. Dengan kapasitas dan kepercayaan diri lebih," tambahnya lagi.
Dengan kemenangan tersebut, Brasil keluar sebagai pemuncak Grup C. Di babak perempat final, tim Samba akan menghadapi Paraguay. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Kisah Adriano Sang Kaisar: Dianggap Dibunuh Gangster hingga Hilang di Piala Dunia 2022
-
Banyak Kontroversi, Ketum PSSI-nya Kolombia Ogah Mundur: Merasa Dilindungi Presiden
-
Wakil Menpora Dipecat usai Paksa Messi Minta Maaf Soal Rasisme!
-
Skandal Nyanyian Rasis Enzo Fernandez Berbuntut Panjang, Berujung Didepak dari Chelsea?
-
Heboh Nyanyian Rasis Pemain Argentina untuk Timnas Perancis: 'Ibu Mereka Orang Nigeria'
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati
-
Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026
-
Ular Sering Muncul, Warga Menteng Jaya Minta KAI Bersihkan Lahan yang Terbengkalai
-
5 Mesin Cuci Front Loading yang Hemat Listrik dan Awet untuk Rumah Tangga
-
Dear Muslim Child: Buku Inspiratif untuk Tumbuhkan Percaya Diri Anak Muslim
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Bunker di Sekolah Jaksel Masih Terkunci Rapat, Diduga Tempat Simpan Senjata Eks Ketua Yayasan
-
Harga Beras Melonjak Mahal karena El Nino, Warga Miskin India Mulai Was-was Kelaparan
-
Ratusan Senpi dan Narkoba Ditemukan di Ruang Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta, Pengelola Buka Suara