News / Metropolitan
Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:45 WIB
Ratusan senjata api dan airsoft gun yang ditemukan di ruang kerja ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. [suara.com/istimewa]
Baca 10 detik
  • Polisi menyelidiki temuan ratusan senjata api dan narkoba di sekolah swasta Pondok Pinang.
  • Mantan Ketua Yayasan berinisial IWD diduga membawa kunci ruangan khusus tempat penyimpanan senjata tersebut.
  • Pihak yayasan meminta kepolisian segera membuka ruangan bunker yang masih terkunci rapat guna kepentingan penyelidikan.

Suara.com - Temuan ratusan senjata api di sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, belum sepenuhnya terungkap.

Pihak sekolah menyebut masih ada satu ruangan menyerupai bunker yang hingga kini belum bisa dibuka karena seluruh kuncinya disebut masih dipegang mantan Ketua Yayasan berinisial IWD.

Pengacara pihak sekolah sekaligus pelapor, Hermawanto, mengatakan ruangan tersebut masih terkunci rapat sehingga belum pernah diperiksa sejak pengurus lama diberhentikan.

"Masih ada satu ruangan seperti bunker yang itu semua terkunci rapat, kami tidak bisa masuk ke sana," kata Hermawanto di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Karena itu, pihak yayasan meminta kepolisian membuka ruangan tersebut agar seluruh isinya dapat diperiksa sebagai bagian dari penyelidikan.

"Kami ingin bunker juga dibuka itu harapan kami dari kepolisian," ujarnya.

Hermawanto menjelaskan, ruangan yang selama ini ditempati IWD memang memiliki akses terbatas. Selama sekitar 15 tahun, ruangan tersebut hanya bisa dimasuki oleh IWD dan orang-orang kepercayaannya.

Menurut dia, sejak IWD diberhentikan pada 18 April 2026 karena dugaan penyalahgunaan keuangan yayasan, seluruh kunci ruangan ikut dibawa. Kondisi itu membuat pihak sekolah baru mengetahui adanya temuan ratusan senjata ketika hendak melakukan pembersihan.

"Jadi ruangan ditemukan senjata itu ruangan yang tertutup atau dikunci, kuncinya dipegang oleh dia (IWD) dan anak buahnya," beber Hermawanto.

Baca Juga: Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban

Temuan berupa sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Senjata Disimpan dalam Styrofoam dan Karung

Sebelumnya, polisi menemukan 995 pucuk senjata beserta amunisi di ruang kerja IWD. Ratusan senjata itu disimpan di dalam kotak styrofoam dan karung.

Barang bukti yang ditemukan terdiri atas 776 pucuk air rifle, 215 pistol, dan empat senapan kaliber 4,5 milimeter.

Penggeledahan lanjutan kemudian mengungkap barang bukti lain di ruangan yang sama.
Menurut Hermawanto, penyidik turut menemukan narkoba, puluhan CD porno, hingga senjata laras panjang jenis AK-47.

"Temuan baru lagi tadi malam ada CD porno, narkotika dan AK 47 masih di tempat yang sama," katanya.

Sementara Polres Metro Jakarta Selatan memastikan telah menangani perkara tersebut.
Polisi menerima laporan masyarakat pada 15 Juli 2026, bahkan sebelumnya telah membuat Laporan Polisi Model A sebagai dasar penanganan awal setelah mengetahui adanya temuan senjata.

Hingga kini penyelidikan masih berlangsung. Polisi mendalami asal-usul ratusan senjata, narkoba, puluhan CD porno, serta kemungkinan adanya barang bukti lain yang masih tersimpan di ruangan menyerupai bunker tersebut.

Load More