News / Nasional
Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:40 WIB
Ilustrasi senjata api. [Antara]
Baca 10 detik
  • Mantan Ketua Yayasan berinisial IWD dipecat pada 18 April 2026 karena dugaan penyalahgunaan keuangan yayasan.
  • Pihak yayasan menemukan ratusan senjata, narkotika, dan CD porno setelah membuka paksa ruangan IWD di Jakarta Selatan.
  • Pihak yayasan melaporkan temuan barang terlarang tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk diusut pihak kepolisian.

Suara.com - Ratusan senjata api dan airsoft gun yang ditemukan di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan diduga milik mantan Ketua Yayasan berinisial IWD.

Selain senjata api dan airsoft gun, di dalam ruangan tersebut juga ditemukan narkotika dan CD porno.

Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji mengatakan, IWD dipecat dari jabatannya karena diduga menyalahgunakan keuangan yayasan.

“Jadi alasan dipecat itu adalah karena ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan keuangan yayasan untuk kepentingan pribadi,” kata Untung di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

IWD telah dipecat sejak 18 April 2026. Pemecatan dilakukan setelah IWD diduga mengalihkan uang yayasan untuk membeli tanah yang kepemilikannya atas nama istrinya.

“Atas dasar itulah maka dua orang, ketua kita berhentikan sementara, kemudian si istrinya itu juga kita nonaktifkan dari status dia sebagai anggota pembina,” jelas Untung.

Usai dipecat, IWD tidak lagi diperbolehkan melakukan aktivitas atas nama yayasan. Ia juga dilarang memasuki area yayasan.

Ilustrasi narkoba (Freepik/freepik)

Namun, seluruh kunci akses menuju ruangan yang pernah ditempatinya dibawa oleh IWD, sehingga pihak yayasan tidak memiliki akses untuk masuk.

Setelah pintu ruangan dibuka secara paksa, pihak yayasan menemukan senjata api ilegal, narkotika, hingga CD porno di dalamnya.

Baca Juga: Ratusan Senpi di Ruang Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Terbongkar! Disimpan Dalam Karung dan Styrofoam

Akibat temuan tersebut, pihak yayasan meminta aparat kepolisian mengusut kasus tersebut.

“Jadi yang hari ini kami juga akan bikin laporan baru terkait dengan penemuan narkoba,” katanya.

Namun, Untung mengaku belum mengetahui apakah barang-barang ilegal tersebut merupakan milik IWD atau bukan. Sebab, proses penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap kasus tersebut secara terang benderang.

“Persisnya kalau kami tidak tahu siapa pemiliknya karena itu adalah kewenangan penyidik untuk mencari,” ungkap Untung.

Sebelumnya, ratusan senjata api dan airsoft gun yang ditemukan di ruang kerja ketua yayasan sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ternyata disimpan di dalam kotak styrofoam dan karung.

Temuan itu merupakan bagian dari pengungkapan 995 pucuk senjata beserta amunisinya yang sebelumnya ditemukan di ruangan yayasan tersebut. Barang bukti terdiri atas 776 pucuk air rifle, 215 pistol, dan empat senapan kaliber 4,5 milimeter.

Perkembangan penyelidikan kemudian mengarah pada penemuan barang bukti lain dalam penggeledahan lanjutan.

Load More