Suara.com - Pelatih Timnas Brasil Carlos Dunga mengungkapkan bahwa 15 pemainnya terkena virus sebelum tampil di perempat final. Namun Dunga menolak menyalahkan hal itu atas kekalahan skuatnya dari Paraguay di perempat final Copa America.
Paraguay secara mengejutkan menyingkirkan Brasil di perempat final untuk kedua kalinya berturut turut di turnamen ini. Tim favorit Brasil ini kalah dalam adu penalti 3-4 setelah laga 90 menit berakhir imbang 1-1.
Dunga pun mengungkapkan bahwa skuatnya tidak bisa berlatih seperti yang mereka inginkan sebelum pertandingan. "Ini bukan alasan, tapi pemain kami menderita virus pekan ini. Kami memiliki sesi latihan terbatas," ungkapnya.
"Pemain banyak yang menderita sakit kepala, sakit punggung dan penyakit. Kami harus mengurangi intensitas latihan untuk mencoba dan membantu mereka untuk pulih. Beberapa dari mereka mengalami muntah," kata Dunga.
Bahkan, pelatih Brasil ini mengungkapkan bahwa beberapa pemain bahkan tidak merasa baik saat pertandingan. "Willian tidak merasa baik di babak pertama dan Robinho juga pada akhirnya merasakan," ujarnya.
Meski demikian, Dunga tetap mengaku bahwa kekalahan dikarena skuatnya kurang dalam kecepatan menyerang. "Saat ini kami menghadapi pertandingan penting bahwa membutuhkan kecepatan dan akhirnya kami kurang dalam hal itu," tukasnya.
Berita Terkait
-
Hasil Undian Grup Piala Dunia 2026: Prancis Dapat Lawan Berat, Argentina Lebih Ringan
-
Timnas Futsal Indonesia Bersiap ke Spanyol dan Brasil
-
Timnas Futsal Indonesia U-17 Ikuti Turnamen di Spanyol, Hadapi Brasil hingga Portugal
-
Prancis Kalahkan Brasil dalam Laga Persahabatan, Kylian Mbappe Cetak Gol
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim