Suara.com - Sekretaris PT. Persis Solo Saestu, Sapto Joko Purwadi mengaku sampai saat ini belum menerima surat keputusan (SK) resmi terkait penunjukan Solo sebagai salah satu tuan rumah dalam penyelenggaraan Piala Kemerdekaan 2015.
"Sampai saat ini kami belum menerima (SK) penunjukan sebagai tuan rumah Piala Kemerdekaan dari Tim Transisi," kata Sapto ketika dihubungi Suara.com melalui ponselnya di Solo, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2015) .
Padahal, lanjut Sapto, SK tersebut merupakan persyaratan utama bagi panitia pelaksanaan (Panpel) di Solo dalam mengurus surat perizinan. Tanpa adanya SK resmi tersebut, pihaknya tidak bisa mengurus perizinan.
"Kami berharap dalam waktu dekat ini SK itu bisa segera dikirim ke Solo. Sehingga kami bisa segera melakukan proses perizinan dan menyiapkan keperluan pelaksanaan Piala Kemerdekaan,” imbuhnya.
Meski belum mendapatkan SK penunjukan tuan rumah, Tim Persis Solo sudah menerima jadwal pelaksanaan Piala Kemerdekaan yang menurut rencana akan dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Manahan, Sabtu (15/8/2015), pukul 18.30 WIB.
Dalam pembukaan ini, akan dilanjutkan pertandingan perdana antara Persis Solo melawan PPSM Magelang.
"Dari jadwal yang dikirim oleh Tim Transisi tertulis, bahwa Persis Solo masuk Grup C. Kemudian ada PPSM Magelang, PSIR Rembang, Persinga Ngawi, Persibangga Purbalingga, dan Persiba Bantul,” jelas Sapto.
Babak penyisihan Grup C akan diselenggarakan selama sepuluh hari hingga 25 Agustus. Kemudian dua tim terbaik dalam setiap grup, akan melaju ke babak delapan besar yang digelar dengan sistem gugur pada 29-30 Agustus.
Sapto mengatakan, dalam pelaksanaan Piala Kemerdekaan ini Tim Transisi juga menunjuk Persiba Bantul sebagai tuan rumah. Artinya, pertandingan tidak hanya dilangsung di Stadion Manahan Solo saja, namun juga di Stadion Sultan Agung Bantul.
Ia menyebutkan, ada tujuh pertandingan yang akan dimainkan di Stadion Manahan dan delapan pertandingan di Stadion Sultan Agung Bantul. "Semifinal akan dilakukan pada 2 September, sementara final akan berlangsung pada 5 September 2015,” ungkapnya. (Labib Zamani)
Berita Terkait
-
Nova Arianto Komentari Aksi Timnas U-17 di Piala Kemerdekaan, Sudah Puas?
-
Apresiasi Erick Thohir untuk Sumatera Utara Usai Sukses Gelar Piala Kemerdekaan 2025
-
3 Hal yang Harus Ditingkatkan Timnas U-17 usai Jadi Runner-up di Piala Kemerdekaan 2025
-
Nova Arianto Tak Kaget Timnas Indonesia U-17 Kalah Lawan Mali
-
Dominasi Turnamen, Mali Memang Layak Juarai Piala Kemerdekaan 2025
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Peluang Terbuka! Hector Souto Ungkap Syarat Timnas Futsal Indonesia Bisa Menang Lawan Jepang
-
Naturalisasi Rasa Eropa, Karier Rasa Lokal! Eks PSM Puji Mental Baja Marselino Ferdinan
-
Jadwal Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Ambisi Timnas Indonesia Permalukan Jepang
-
Makna Spesial Nomor 44 Dion Markx di Persib, Ada Unsur Timnas Indonesia
-
Daftar Negara Pesaing Timnas Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Adu Peringkat Timnas Futsal Indonesia dan Jepang, Duel Gila Tersaji di Semifinal!
-
Ucapan Kontroversial Mauro Zijlstra 'Digoreng' Netizen Usai Gabung ke Persija
-
Tolak Tren 'Pulang Kampung', Elkan Baggott Pilih Jalan Terjal Bertahan di Kompetisi Inggris
-
Memori Buruk Timnas Futsal Indonesia Lawan Jepang, Kalah Menyakitkan 4 Tahun Lalu
-
Persija Jakarta Belum Puas Dapat Mauro Zijlstra?