- Elkan Baggott memilih bertahan di kompetisi Inggris demi menjaga standar karier tinggi, berbeda dengan tren pemain keturunan yang pindah ke Liga Indonesia.
- Masih terikat kontrak dengan Ipswich Town hingga 2028, Elkan harus bersabar menghadapi siklus peminjaman ke berbagai klub untuk mendapatkan jam terbang.
- Meski sudah lama absen membela Timnas Indonesia sejak Piala Asia 2023, suporter tetap berharap Elkan sukses menempa mentalitasnya di Eropa.
Suara.com - Di tengah gelombang pemain keturunan yang ramai-ramai hijrah ke kompetisi domestik Indonesia, Elkan Baggott memilih mengambil jalan yang berbeda dan sunyi.
Bek jangkung tersebut menunjukkan keteguhan hati untuk tetap bertahan di Eropa, menolak godaan kenyamanan bermain di BRI Super League seperti rekan-rekan seangkatannya.
Keputusan ini menjadi bukti nyata ambisi Elkan untuk menjaga standar karier profesionalnya agar tetap berada di level tertinggi sepak bola dunia.
Saat ini, pemain kelahiran Bangkok tersebut masih terikat kontrak jangka panjang dengan klub Liga Inggris, Ipswich Town, hingga Januari 2028.
Namun, perjuangannya menembus skuad utama The Tractor Boys bukanlah hal yang mudah dan penuh dengan tantangan berat.
Di usianya yang menginjak 23 tahun, Elkan lebih banyak menghabiskan waktunya sebagai pemain pinjaman di berbagai klub untuk mematangkan kemampuan.
Tercatat, ia sudah pernah "disekolahkan" ke empat klub berbeda, mulai dari Blackpool, Gillingham, Cheltenham Town, hingga Bristol Rovers.
Manajer Ipswich Town, Kieran McKenna, baru-baru ini memberikan sinyal bahwa opsi peminjaman kembali terbuka pada bursa transfer Januari 2026.
Minimnya badai cedera di skuad utama Ipswich membuat pemain pelapis seperti Elkan harus memiliki kesabaran ekstra untuk mendapatkan menit bermain.
Baca Juga: Satu Bek Dipastikan Kieran McKenna Hengkang, Posisi Elkan Baggott di Ipswich Town Aman?
Situasi pelik ini menuntut mentalitas baja dari sang pemain agar tetap konsisten menjaga performa dan kedisiplinan meski kerap berpindah tim.
Di level internasional, Elkan sejatinya pernah menjadi pilar tak tergantikan di lini belakang Timnas Indonesia dengan catatan 23 caps dan dua gol.
Kemampuan duel udaranya yang mumpuni sempat menjadikannya salah satu bek dengan karakter terkuat di Skuad Garuda.
Sayangnya, sejak perhelatan Piala Asia 2023, nama Elkan Baggott belum kembali menghiasi daftar panggil Timnas Indonesia.
Meski demikian, publik sepak bola Tanah Air masih menaruh harapan besar agar ia bisa sukses menaklukkan kerasnya kompetisi di Inggris.
Kegigihan Elkan untuk tetap berkarier di Eropa menjadi manifestasi nyata dari tekadnya untuk tidak menurunkan standar kualitas permainannya.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil