Suara.com - Manajemen Sriwijaya FC membantah kepindahan penyerang andalan Ferdinand Sinaga ke PSM. Rumor Ferdinand akan pindah menguat karena pemain tersebut ikut berlatih dengan klub asal Makassar itu.
Sekretaris Tim Sriwijaya FC, Achmad Haris di Palembang, Selasa, mengatakan, Ferdinand sebelumnya telah menyampaikan ke manajemen akan berlatih bersama PSM karena saat ini sedang berada di sana.
"Ferdinand kebetulan tinggal cukup lama di Makassar karena itu kampung halaman istrinya. Karena tahu PSM juga ikut Piala Presiden yang artinya telah memulai latihan, maka Ferdinand memutuskan ikut," kata dia.
Sejak awal manajemen Sriwijaya FC tidak terpengaruh oleh kabar kepindahan pemain terbaik Indonesia Super League (ISL) musim 2014 itu.
Hal ini karena Ferdinand selalu menjaga komunikasi dengan klub, seperti meminta izin jika ingin berlatih dengan klub lain. "Pindah-pindah itu tidak mudah begitu saja, baik Sriwijaya FC dan tim lain, karena perlu izin lama," kata Haris.
Ia menambahkan, manajemen Sriwijaya FC segera mengumpulkan pemain di Palembang untuk persiapan mengikuti turnamen PSSI Piala Indonesia Satu (PIS) yang direncanakan dimulai pada 29 Agustus 2015
"Pemain sudah dihubungi semua, dan pada prinsipnya bersedia memperkuat tim, termasuk Ferdinand. Mengenai kepastiannya kapan disuruh ke Palembang, klub masih ingin memastikan jadwal kompetisi mesti sudah dinyatakan akan dimulai pada akhir Agustus," kata Haris.
Ia mengemukakan, klub memutuskan ambil bagian dalam kompetisi ini untuk menjaga esistensi Sriwijaya FC, mengingat setelah PIS direncanakan akan digelar kompetisi Indonesia Super League.
"Ini sebagai ajang pemanasan, atau bisa juga disebut perekat antarpemain. Jangan sampai kehilangan kontak sama sekali gara-gara kevakuman kompetisi," ujar dia.
Selain itu, manajemen juga mengamati bahwa kompetisi ini suatu peluang untuk membantu daerah dalam mempromosikan ajang Asian Games di Palembang tahun 2018.
"Jika benar turnamen PIS ini digelar di Bali, maka akan lebih baik karena Sriwijaya FC dapat mempromosikan Asian Games di sana," ujar dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama