Suara.com - Pendukung klub sepak bola Corinthians di Brasil mendirikan partai politik dan berambisi menempatkan perwakilan mereka di parlemen dalam pemilihan umum mendatang, demikian dikatakan ketua partai itu Rabu (26/8/2015).
Organisasi bernama Partai Nasional Corinthians (PNC) itu berharap bisa mendulang dukungan tidak saja dari para fans Corinthians tetapi juga dari klub-klub sepak bola yang tidak puas dengan kondisi politik Brasil saat ini.
"Ada ketidakpuasan dengan politik dewasa ini," kata Juan Morena (38), presiden PNC yang juga berprofesi sebagai dokter gigi.
"Tujuan kami adalah untuk menarik perhatian warga Brasil," imbuh dia.
Brasil saat ini sedang mengalami krisis politik. Tingkat pengangguran dan inflasi juga sedang tinggi. Perekonomiannya sedang lesu dan banyak pejabat pemerintah yang tengah diperiksa polisi karena diduga terlibat dalam kasus korupsi.
Adapun PNC, kata Morena, tidak mengusung ideologi kiri atau kanan. Tetapi partai ini hanya akan fokus pada penyediaan akses yang lebih luas terhadap kesehatan, pendidikan, olah raga, dan lingkungan hidup.
Moreno mengaku bahwa gerakan ini terinspirasi oleh para pesepak bola yang aktif dalam dunia politik. Salah satu yang paling menonjol adalah para pesepak bola yang menggagas gerakan Demokrasi Corinthians pada awal 1980an.
Gerakan itu dipimpin oleh kapten tim nasional Brasil, Socrates dan dua rekannya, Casagrande serta Wladimir. Mereka menggunakan pendekatan demokratis di dalam manajemen klub Corinthians dan memberikan hak kepada para pemain untuk terlibat aktif dalam memutuskan kebijkan-kebijakan klub, termasuk dalam pembelian pemain dan pembagian bonus.
Ketika gerakan itu digagas Brasil sedang dipimpin oleh rezim diktator militer. Gerakan itu sendiri dinilai penting dalam memperkenalkan gagasan demokrasi di Brasil dan membantu transisi pemerintahan dari militer ke sipil. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan