Suara.com - Tuan rumah grup B Arema Cronus Indonesia Malang ditahan imbang Persela Lamongan dengan skor 1-1 pada laga perdana Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (1/9/2015) malam.
Gol tunggal yang dilesakkan Lancine Kone pada menit ke-96 (injury time) menjadi penyelamat bagi Arema yang bertanding di depan ribuan pendukungnya. Arema tertinggal terlebih dahulu setelah gol cepat Diallo Mamodou pada menit ke-5 tak mampu diamankan penjaga gawang Arema, I Made Wardana.
Pada menit-menit awal babak pertama, Arema terus menekan dan melancarkan serangan, namun kokohnya benteng pertahanan Persela tak mampu ditembus anak asuh Djoko Susilo tersebut, sehingga tak satupun gol bersarang ke gawang Persela yang dikawal Khoirul Huda.
Bahkan, tandukan kepala Diallo Mamodou yang mendapatkan umpan lambung cukup manis dari Zaenal Arif pada menit ke-5 mampu mengoyak jala gawang I Made Wardana.
Tertinggal satu gol melalui proses yang cukup cepat itu, membuat tempo permainan Arema semakin cepat dan terus berubaya menerobos dinding pertahanan Persela. Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-16, namun gol yang dilesakkan Marimaka Koita dianulir wasit Novari Iksan karena Cristian Gonzales dianggap dalam posisi "offside".
Gagal menyamakan kedudukan, pemain Arema meningkatkan tensi serangannya, namun sayang usaha keras itu masih gagal membuahkan gol, sehingga skor tetap 0-1 hingga turun minum pada 45 babak pertama.
Memasuki 45 menit babak kedua, para pemain Arema tetap terus menyerang, bahkan menguasai jalannya pertandingan. Hanya saja, serangan demi serangan yang dilancarkan anak asuh Dojo Susilo itu selalu kandas menembus jantung pertahanan Persela yang sangat kokoh, bahkan serangan balik yang dilancarkan Persela sering kali membahayakan gawang Arema.
Meski tertinggal 0-1 dan waktu tinggal beberapa menit, tak mematahkan semangat para pemain Singo Edan untuk menyamakan kedudukan. Dan, usaha keras tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah Lancine Kone mampu menjebol gawang Khoirul Huda melalui tandukan kepalanya pada menit ke-96 (injury time).
Pada detik-detik terakhir babak kedua, akhirnya skor menjadi imbang 1-1 hingga wasit Novari Iksan meniup peluit panjangnya tanda berakhirnya pertandingan.
Pada peratndingan sebelumnya, Sriwijaya FC menundukkan PSGC Ciamis dengan skor tipis 1-0. Selanjutnya, pada putaran berikutnya Sriwijaya FC bakal bertemu dengan Arema pada 5 September 2015 dan PSBC bertemu Persela Lamongan. (Antara)
Berita Terkait
-
Piala Presiden 2026: Shin Tae-yong Senyum Lebar, Persija Imbangi Port FC Usai Tertinggal Dua Gol
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Eksperimen Berani Igor Tolic Berhasil, Persib ke Semifinal Piala Presiden 2026
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
Terkini
-
Bocoran Vivo S2 5G Ungkap Baterai Raksasa 7.050mAh dan Durabilitas Ekstrem IP69
-
Sampai Ulang Sapaan, Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Selalu Berdekatan: Baru Panglima TNI
-
Era Baru Penanganan Kanker: AI dan Teknologi Presisi Tingkatkan Akurasi Diagnosis Pasien
-
Perambah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Ditangkap, Terancam 10 Tahun Penjara
-
KAI Sanggupi Bangun Trans Sumatera Railway dari Bakauheni ke Banda Aceh, Setelah Itu Kalimantan?
-
Optimistis Program Prabowo Berlanjut, PIRA Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Cakung
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
HNW Sebut Pramono Punya 'Jalur Tol' Puan Maharani untuk Cairkan DBH Jakarta
-
Pernikahan Arwah: Setting Lokasi dan Tradisi Otentik dengan Nuansa Brutal
-
350 Ribu Guru TK Mengadu ke Dasco, Minta Diangkat Jadi PPPK