- Dubai Chewy Cookie adalah camilan manis viral seharga Rp20 ribu hingga Rp60 ribuan yang banyak diburu masyarakat.
- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan satu keping kue tersebut mengandung 500 hingga 1.000 kalori serta 25–30 gram gula.
- Konsumsi camilan tersebut membutuhkan aktivitas lari sejauh 10 kilometer untuk membakar kalorinya guna mencegah risiko diabetes tipe 2.
Suara.com - Pernahkah kamu mencoba Dubai Chewy Cookie? Meski dipatok dengan harga lumayan tinggi, yang Rp20 ribu hingga Rp60 ribuan, jajanan ini masih banyak diburu masyarakat.
Dubai Chewy Cookie sendiri merupakan camilan manis viral menggabungkan lapisan luar dari marshmallow yang dilelehkan dan cokelat dengan isian campuran pistachio dan kunafa.
Kombinasi tekstur yang kenyal dan garing menjadi daya tarik Dubai Chewy Cookie.
Hasil akhirnya adalah kombinasi kenyal di luar, creamy di tengah dengan perpaduan rasa manis serta gurih.
Namun, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan kandungan gula dan kalori di balik makanan manis tersebut.
Melalui unggahan media sosialnya pada 16 September 2026, Budi mengigatkan bahwa satu keping dessert tersebut dapat memiliki kandungan 500 hingga 1.000 kalori.
"Udah mahal, satunya 60 ribu perak, kalorinya tinggi banget lagi. Tahu enggak? Satu keping ini kalorinya tuh bisa 500 sampai 1.000," ujar Budi dalam videonya.
Tinggi Kalori dan Gula
Tidak hanya kalori, kandungan gula dalam Dubai Chewy Cookie juga menjadi perhatian. Menurut Budi, satu keping dapat mengandung sekitar 25–30 gram gula.
Jumlah tersebut cukup besar jika dibandingkan dengan batas konsumsi gula harian yang dianjurkan Kementerian Kesehatan.
Sebagai perbandingan, Kementerian Kesehatan menganjurkan batas konsumsi gula maksimal 50 gram atau sekitar empat sendok makan per orang per hari.
Artinya, jika menggunakan angka tersebut sebagai gambaran, satu Dubai Chewy Cookie saja dapat menyumbang sekitar setengah hingga 60 persen dari batas gula harian.
Perlu Lari 10 Kilometer
Karena tingginya gula dan kalori, Budi juga memberikan ilustrasi mengenai banyaknya energi yang perlu dikeluarkan setelah mengonsumsi satu keping Dubai Chewy Cookie.
Tak tanggung-tanggung, ia menyebut butuh lari sampi 10 kilometer untuk membakar kalor setelah makan dessert tersebut.
“Jadi nih, habis kita makan satu keping ini, saya harus lari 10 kilo, yakin kalian bisa? Udah makan ini, jangan pernah post ke IG story 'duh berat badan saya naik'," kata Budi.
Kendati demikian, ia menyebut bukan berarti harus sepenuhnya menghindari dessert viral ini, karena makan yang manis-manis sekali-sekali tentu boleh dan aman.
"Tapi awas jebakan rutinitasnya. Gula berlebih yang menumpuk akan bikin berat badan naik, gula darah ikut naik, dan berujung pada risiko diabetes tipe 2. Buat yang udah terlanjur sering jajan manis, jangan takut untuk periksa," tulisnya pada caption.