Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Sabtu, 19 September 2026 | 12:28 WIB
Ilustrasi cek nomor rekening penipuan atau bukan. (Unslash/Lambert Gilles)
BACA 10 DETIK
  • Pemerintah menyediakan situs resmi CekRekening.id untuk memeriksa nomor rekening guna mencegah terjadinya penipuan online.
  • Masyarakat dapat mengecek status rekening atau dompet digital dengan memasukkan data bank melalui menu pemeriksaan.
  • Pengguna juga dapat melaporkan rekening mencurigakan beserta kronologi dan bukti pendukung melalui platform tersebut.

Suara.com - Penipuan online dapat menggunakan berbagai modus, termasuk menawarkan barang, jasa, investasi, atau transaksi tertentu dengan meminta pembayaran melalui rekening bank.

Oleh karena itu, pemeriksaan nomor rekening bisa menjadi salah satu langkah pencegahan sebelum melakukan transfer.

Lalu, bagaimana cara cek nomor rekening penipu atau bukan? Apakah ada cara resmi untuk mengecek ataupun melaporkan rekening yang terindikasi penipuan online?

Kabar baiknya, Pemerintah menyediakan layanan resmi yang dapat digunakan masyarakat untuk mengetahui apakah suatu rekening atau akun e-wallet pernah dilaporkan terkait dugaan tindak pidana.

Selain melakukan pengecekan, masyarakat juga dapat melaporkan rekening yang diduga digunakan untuk penipuan.

Dengan begitu, informasi mengenai rekening yang bermasalah dapat menjadi pertimbangan bagi orang lain sebelum melakukan transaksi.

Cara Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan

Ilustrasi cek nomor rekening penipuan atau bukan. (Magnific/jcomp)

Pengecekan nomor rekening dapat dilakukan secara online melalui layanan resmi CekRekening.id dengan langkah-langkah berikut:

  1. Akses situs resmi CekRekening.id melalui browser.
  2. Pilih menu "Periksa Rekening"
  3. Pada halaman layanan, pilih menu untuk memeriksa rekening dan lanjutkan dengan opsi "Cek Sekarang".
  4. Pilih jenis akun. Tentukan apakah akun yang ingin diperiksa merupakan rekening bank atau e-wallet.
  5. Masukkan data rekening. Pilih nama bank, kemudian masukkan nomor rekening yang ingin diperiksa sesuai kolom yang tersedia.
  6. Setelah seluruh data terisi, tekan tombol "Periksa" dan tunggu sistem menampilkan hasil pencarian.
  7. Periksa hasilnya

Jika rekening pernah dilaporkan terkait penipuan atau tindak pidana, sistem dapat menampilkan informasi mengenai status dan riwayat pelaporan rekening tersebut.

Jika belum pernah dilaporkan, sistem akan menampilkan keterangan "Rekening belum pernah dilaporkan dan didaftarkan". Artinya, rekening tersebut belum pernah dilaporkan ataupun didaftarkan terkait tindak penipuan.

Perlu diingat, rekening yang belum memiliki laporan bukan berarti otomatis terbukti aman karena database bergantung pada laporan yang telah masuk.

Karena itu, tetap periksa identitas penjual, detail transaksi, dan informasi lainnya sebelum mengirim uang.

Cara Melaporkan Nomor Rekening Penipu

Ilustrasi lapor nomor rekening penipuan. (Pexels/Helena Lopes)

Jika menemukan atau mengalami transaksi yang diduga menggunakan rekening untuk penipuan, masyarakat dapat melaporkannya melalui layanan CekRekening.id dengan menyiapkan informasi dan bukti yang diperlukan.

  1. Buka CekRekening.id melalui browser.
  2. Pilih "Laporkan Rekening"
  3. Pada halaman layanan, pilih menu "Laporkan Rekening"
  4. Masukkan data rekening atau akun yang digunakan, termasuk nama bank atau penyedia e-wallet dan nomor rekening atau akun.
  5. Lengkapi biodata terlapor. Masukkan informasi mengenai pihak yang dilaporkan jika diketahui, seperti nama, nomor telepon, serta kategori tindak pidana yang dilaporkan.
  6. Isi data pelapor. Masukkan identitas dan informasi kontak pelapor sesuai formulir yang tersedia.
  7. Tulis kronologi kejadian. Jelaskan kronologi secara lengkap, termasuk tanggal dan waktu kejadian, agar laporan dapat dipahami dengan jelas.
  8. Unggah bukti pendukung. Lampirkan bukti yang relevan, seperti bukti transfer atau pembayaran, tangkapan layar percakapan, serta dokumen atau bukti lain yang diminta dalam formulir.
  9. Kirim laporan dengan klik "Laporkan Rekening"

Setelah seluruh informasi dan bukti dilengkapi, periksa kembali data yang dimasukkan lalu kirim laporan melalui layanan tersebut.

Informasi mengenai rekening, identitas terlapor, kronologi, dan bukti transaksi diperlukan untuk membantu proses penanganan laporan.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com