Suara.com - PSMS Medan melaju ke final Piala Kemerdekaan setelah menumbangkan Persepam-Madura United dengan skor 3-2 dalam semifinal di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Rabu (9/9/2015) malam.
"Syukurlah kami berhasil ke final dan ini berkat kerja sama tim," ujar Asisten Pelatih PSMS Medan Edy Syahputra kepada wartawan usai pertandingan.
Gol-gol kemenangan tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut dicetak oleh Guntur Triaji pada menit ke-24 dan ke-32, serta Erwin Ramdani menit ke-78. Sedangkan gol Persepam-MU dicetak masing-masing oleh Qishil Gandrum Minni menit ke-18 dan Sirvi Arvani menit ke-93.
Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 2 ribu penonton, wasit Agus Joko Utomo asal Jawa Tengah mengeluarkan satu kartu merah untuk Deni Rumba pada menit 37.
Meski memenangkan pertandingan, kata Edy, timnya harus berbenah dan mengevaluasi sejumlah kelemahan yang terlihat saat pertandingan, khususnya di posisi striker yang dinilainya terlalu sering membuang peluang.
"Kalau anak-anak bermain lebih tenang, bukan tidak mungkin gol lebih banyak tercipta. Tapi yang terpenting hasil akhir dan tim kami berhasil lolos ke final," ucapnya.
Sementara itu, Pelatih Persepam-MU Jaya Hartono mengakui keunggulan tim lawan dan mengucapkan selamat atas lolosnya PSMS Medan ke final "Pemain saya sudah berusaha maksimal dan salut atas perjuangan mereka. Selamat kepada PSMS Medan atas hasil yang dicapainya," katanya.
Pelatih yang pernah membawa Persik Kediri menjuarai Liga Indonesia tersebut menyesalkan dikeluarkannya Deni Rumba setelah dianggap melanggar terlalu keras pemain lawan sehingga berpengaruh pada taktik dan permainan.
"Seharusnya wasit lebih bijak, sebab pa yang dilakukan Deni Rumba tidak sengaja karena berusaha melindungi. Tapi wasit punya penilaian lain dan kami harus menerimanya. Sekali lagi, secara umum kami puas dan pemain sudah maksimal higga menit akhir," katanya.
Pada partai puncak yang digelar Minggu (13/9), PSMS Medan akan menghadapi pemenang antara Persiba Bantul dan Persinga Ngawi yang baru bertanding Kamis (10/9) sore di tempat sama. (Antara)
Berita Terkait
-
Nova Arianto Komentari Aksi Timnas U-17 di Piala Kemerdekaan, Sudah Puas?
-
Apresiasi Erick Thohir untuk Sumatera Utara Usai Sukses Gelar Piala Kemerdekaan 2025
-
3 Hal yang Harus Ditingkatkan Timnas U-17 usai Jadi Runner-up di Piala Kemerdekaan 2025
-
Nova Arianto Tak Kaget Timnas Indonesia U-17 Kalah Lawan Mali
-
Dominasi Turnamen, Mali Memang Layak Juarai Piala Kemerdekaan 2025
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan