- Timnas Brasil akan menghadapi Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Senin (6/7/2026) dinihari WIB mendatang.
- Jika laga berakhir imbang dalam waktu normal, pertandingan akan dilanjutkan melalui perpanjangan waktu hingga babak adu penalti.
- Brasil memiliki riwayat lima kali adu penalti di Piala Dunia, sementara Norwegia belum pernah menjalani babak tersebut sebelumnya.
Suara.com - Timnas Brasil akan menghadapi Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Senin (6/7/2026) dinihari WIB.
Jika pertandingan berakhir imbang dalam 90 menit, laga akan dilanjutkan ke perpanjangan waktu hingga kemungkinan adu penalti.
Dalam skenario adu penalti, Brasil memiliki catatan sejarah yang lebih berpengalaman.
Tim berjuluk Selecao itu telah lima kali menjalani drama tos-tosan di Piala Dunia, dengan tiga kemenangan dan dua kekalahan.
Adu penalti pertama Brasil terjadi pada perempat final Piala Dunia 1986 saat menghadapi Prancis.
Setelah bermain imbang 1-1, Brasil kalah 3-4, dengan kegagalan eksekusi dari Socrates dan Julio Cesar.
Namun, delapan tahun berselang, Brasil bangkit di final Piala Dunia 1994. Setelah bermain imbang tanpa gol melawan Italia, mereka menang 3-2 lewat penalti dan memastikan gelar juara dunia keempat.
Pada Piala Dunia 1998, Brasil kembali menang adu penalti saat menghadapi Belanda di semifinal dengan skor 4-2.
Penampilan gemilang kiper Claudio Taffarel menjadi kunci kemenangan saat itu.
Baca Juga: Cceres Bongkar Provokasi Kylian Mbappe: Mau Cium Saya? Kalau Mau Ayo
Momen dramatis juga terjadi di Piala Dunia 2014 saat Brasil menyingkirkan Chile di babak 16 besar.
Setelah imbang 1-1, Brasil menang 3-2 lewat penalti, dengan kegagalan Gonzalo Jara yang membentur mistar menjadi sorotan.
Namun, kenangan pahit kembali datang di Piala Dunia 2022.
Brasil tersingkir di perempat final usai kalah 2-4 dari Kroasia melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1.
Sementara itu, Norwegia belum pernah menjalani adu penalti dalam sejarah partisipasinya di Piala Dunia.
Hal ini membuat Brasil lebih diunggulkan jika laga harus ditentukan dari titik putih.
Dengan catatan tersebut, duel Brasil vs Norwegia diprediksi berlangsung ketat.
Jika pertandingan berlanjut hingga adu penalti, pengalaman Brasil bisa menjadi faktor penentu kelolosan ke babak berikutnya.
Berita Terkait
-
Cceres Bongkar Provokasi Kylian Mbappe: Mau Cium Saya? Kalau Mau Ayo
-
Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 dan Catatan Apik Meksiko yang Ungguli Argentina
-
Duel Maut Vinicius Junior vs Erling Haaland: Siapa yang Melaju ke 8 Besar?
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir
-
Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Cceres Bongkar Provokasi Kylian Mbappe: Mau Cium Saya? Kalau Mau Ayo
-
Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain
-
Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir
-
Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran