Suara.com - Tim pelatih PSM mengistirahatkan seluruh pemain selama dua hari kedepan setelah memastikan diri lolos delapan besar turnamen Piala Presiden Grup D di Makassar, Sulawesi Selatan.
Pelatih PSM, Assegaf Razak di Makassar, Kamis (10/9/2015), mengatakan pemain akan kembali melanjutkan latihan sebagai persiapan tampil di babak delapan besar pada 12 September 2015.
"Kita berikan libur selama dua hari yakni 10-11 September. Kami juga meminta seluruh atlet sudah harus bergabung pada Sabtu pagi untuk menjalani latihan persiapan menuju babak delapan besar," katanya.
Untuk program latihan jelang tampil di delapan besar, tim pelatih akan memfokuskan untuk mengasah dan mematangkan kerja sama khususnya di lini depan.
Hal ini, menurut dia, memang cukup berdasar mengingat dalam tiga pertandingan pada babak penyisihan Grup D ternyata kejasama dan saling pengertian antarpeain belum maksimal. Kondisi itu pun yang membuat minimnya gol melalui sebuah skema permainan.
Dari enam gol yang berhasil disarangkan tim "Juku Eja" pada tiga pertandingan awal, lima diantaranya memang berasal dari bola mati. Artinya kontribusi para penyerang yang dimiliki PSM belum terlalu teruji pada dua pertandingan tersebut.
Padahal tim pelatih telah beberapa kali melakukan perubahan komposisi pemai seperti menduetkan Ferdinand Sinaga dengan M Rahmat atau Ferdinand dengan Muchlis Hadi Ning seperti saat menghadapi Pusamania Borneo FC (PBFC) dilaga terakhir.
"Kita akan fokuskan untuk mengasah lini depan PSM. Kita tentu berharap pada babak delapan besar nanti bisa lebih baik," ujarnya.
Sementara itu, tim PSM Makassar menyatakan tidak memilih atau menghindari lawan manapun yang akan dihadapi pada babak delapan besar turnamen Piala Presiden 2015.
Dirinya mengakui jika seluruh tim yang lolos kebabak selanjutnya dipastikan memiliki kualitas yang maksimal sehingga sepatutnya diwaspadai saat bertemu timnya ada pertandingan nanti.
Melihat kondisi kekuatan tim yang lolos delapan besar, kata dia, salah satu upaya yang bisa dilakukan tim pelatih tentu dengan mempersiapkan diri secara maksimal.
"Kita tentu harus siap menghadapi tim manapun yang akan menjadi lawan nanti. Soal kualitas, saya yakin tim yang lolos delapan besar bukan tim sembarang melainkan punya kualitas yang tidak diragukan," jelasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Jelang FIFA Series 2026, Ole Romeny Lupa Caranya Cetak Gol
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Rekan Lionel Messi Akhirnya Debut! Girang Sentuh Rumput JIS Bareng Persija Jakarta
-
Susah Payah Kalahkan PSM, Mauricio Souza Was-was Rumput JIS Bisa Bikin Persija Ketiban Sial
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen