- Timnas Afrika Selatan berangkat ke Meksiko setelah tertunda 24 jam akibat kendala administrasi visa staf dan pemain.
- Asisten pelatih Helman Mkhalele terpaksa menyusul kemudian karena visa Amerika Serikat miliknya ditolak tanpa alasan yang jelas.
- Skuad Bafana Bafana segera memulai persiapan di Pachuca untuk menghadapi Meksiko pada laga pembuka Piala Dunia 11 Juni.
Suara.com - Timnas Afrika Selatan menghadapi kendala tak terduga menjelang Piala Dunia 2026.
Skuad Bafana Bafana akhirnya bertolak ke Meksiko menuju pusat latihan mereka di Pachuca, tetapi tanpa kehadiran asisten pelatih, Helman Mkhalele yang masih terkendala masalah visa.
Keberangkatan delegasi Afrika Selatan sempat tertunda selama hampir 24 jam akibat persoalan administrasi yang melibatkan visa sejumlah pemain dan staf pendukung.
Awalnya, rombongan dijadwalkan terbang dari Johannesburg pada Minggu.
Namun, proses keberangkatan harus ditunda setelah terjadi masalah yang oleh Federasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA) disebut sebagai kekeliruan administratif.
Masalah terbesar menimpa Helman Mkhalele. Mantan pemain sayap yang pernah tampil 66 kali untuk Bafana Bafana itu belum mendapatkan visa Amerika Serikat dan terpaksa menyusul tim di kemudian hari.
Presiden SAFA Danny Jordaan mengaku kecewa dengan proses yang terjadi.
Ia bahkan menyebut Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Johannesburg tidak memberikan alasan jelas terkait penolakan visa tersebut.
"Mereka menolak visa itu, tetapi tidak memberikan alasan apa pun. Sangat sulit menghadapi proses ketika Anda tidak mendapatkan informasi," ujar Jordaan kepada South African Broadcasting Corporation.
Baca Juga: Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
Ia menambahkan pihak federasi hingga kini belum mengetahui penyebab pasti penolakan tersebut.
"Kami tidak tahu alasannya. Kami seperti berjalan dalam kegelapan. Namun kami berharap masalah ini segera terselesaikan. Semua pemain sudah berada dalam penerbangan dan 99 persen staf teknis juga ikut berangkat," katanya.
Meski sempat diwarnai ketegangan, pelatih kepala Hugo Broos bersyukur tim akhirnya bisa berangkat sesuai rencana.
"Sekarang kami sangat senang bisa pergi ke Meksiko. Beberapa hari terakhir cukup menegangkan karena berbagai masalah yang kami hadapi, tetapi semuanya sudah berlalu dan kami bisa fokus pada apa yang ada di depan," kata Broos.
Afrika Selatan dijadwalkan menjalani laga uji coba melawan Jamaika pada Jumat sebelum tampil pada laga pembuka Piala Dunia 2026 menghadapi tuan rumah Meksiko di Mexico City pada 11 Juni.
Broos menilai waktu persiapan yang tersisa akan berjalan sangat cepat sehingga tim harus segera beradaptasi begitu tiba di Meksiko.
"Sepuluh hari akan berlalu dengan sangat cepat. Begitu tiba, kami langsung bekerja dan fokus pada pertandingan pertama melawan Meksiko. Saya pikir semua orang sudah tidak sabar untuk memulai Piala Dunia," ujarnya.
Afrika Selatan tergabung di Grup A bersama Meksiko, Republik Ceko, dan Korea Selatan.
Setelah menghadapi Meksiko, Bafana Bafana akan bertemu Republik Ceko di Atlanta pada 18 Juni sebelum melawan Korea Selatan di Monterrey enam hari kemudian.
Berita Terkait
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
-
Hwang In Beom Menjadi Kunci Krusial Lini Tengah Korea Selatan di Piala Dunia 2026
-
Alphonso Davies Kembali ke Timnas Kanada Meski Cedera Hamstring Belum Pulih Total
-
Piala Dunia 2026 Terpanas Sepanjang Sejarah, Tuchel Andalkan WAGs untuk Bikin Adem Pemain
-
Kylian Mbappe dan Ronaldo Kalah Tajam! Inilah Striker Paling Haus Gol di Satu Edisi Piala Dunia
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?
-
Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026
-
Bukan Hadiah, Ini Misi PSSI Agar Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026
-
Hwang In Beom Menjadi Kunci Krusial Lini Tengah Korea Selatan di Piala Dunia 2026
-
Alasan Mees Hilgers Ikut TC Timnas Indonesia Meski Tak Dipanggil John Herdman
-
Egy Maulana Vikri Terpikat Gaya Melatih Bersemangat dari John Herdman
-
Alphonso Davies Kembali ke Timnas Kanada Meski Cedera Hamstring Belum Pulih Total
-
Kylian Mbappe dan Ronaldo Kalah Tajam! Inilah Striker Paling Haus Gol di Satu Edisi Piala Dunia
-
Liverpool Berburu Andoni Iraola Sebagai Suksesor Arne Slot Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai