Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memastikan tim dari FIFA dan AFC akan berkunjung ke Jakarta dalam waktu dekat untuk mengetahui perkembangan sepak bola Tanah Air. Pernyataan yang sama juga pernah diungkapkan Menpora kepada media pada Agustus lalu.
"Dalam waktu dekat ini akan ada tim dari FIFA dan AFC berkunjung ke Jakarta untuk mengetahui lebih jauh perkembangan sepak bola Tanah Air. Demikian hasil keputusan saya dengan Presiden Komite Olimpiade Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah," ujar Menpora melalui pesan singkat yang diterima Antara di Jakarta, Rabu (16/9/2015).
Menpora Imam Nahrawi bertemu dengan Sheikh Ahmad Al Sabah yang merupakan salah satu anggota Komite Eksekutif FIFA itu dalam acara "general assembly" di Ashgabat, Turkmenistan, guna membahas laporan perkembangan kesiapan Indonesia menjelang Asian Games 2018.
Pernyataan yang sama pernah diungkapkan Menpora kepada media pada Agustus lalu, namun FIFA menolak pernyataan bahwa mereka akan mengunjungi Jakarta pada Oktober mendatang untuk mencabut sanksi yang diberikan kepada Indonesia atas intervensi pemerintah dalam bidang sepak bola.
"FIFA dan AFC ingin mengonfirmasi bahwa kunjungan seperti itu tidak pernah direncanakan," ujar juru bicara FIFA seperti dikutip dari Reuters pada 25 Agustus 2015.
Badan sepak bola dunia itu juga menegaskan bahwa sanksi FIFA akan tetap berlangsung sampai pemerintah Indonesia benar-benar menghormati prinsip otonomi organisasi olahraga.
FIFA menjatuhkan sanksi kepada Indonesia pada Juni 2015 setelah pemerintah melalui Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mengintervensi keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait dua klub yang dianggap bermasalah dan dilarang mengikuti kompetisi ISL.
Intervensi pemerintah mengakibatkan liga dihentikan setelah berjalan dua putaran. Sanksi FIFA menyebabkan Indonesia, salah satu pasar sepak bola terbesar di Asia Tenggara, tidak bisa mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2018 dan kualifikasi Piala Asia 2019. (Antara)
Berita Terkait
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Thom Haye dan Marceng Bakal Absen, Siapa yang Layak Gantikan Peran Keduanya di Timnas?
-
Jelang FIFA Series 2026, Kevin Diks: Kami Harus Lebih Kejam!
-
Kevin Diks Bicara Periode Sulit Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya