Suara.com - Hari ini, 53 tahun yang lalu, Frank Rijkaard lahir di Amsterdam, Negeri Belanda. Pemilik nama lengkap Franklin Edmundo Rijkaard ini adalah legenda lapangan hijau yang pernah menjadi pelatih papan atas klub Eropa.
Tak ada yang meragukan kualitas dan kontribusi seorang Rijkaard dalam sejarah sepak bola dunia. Blasteran Belanda-Suriname ini meraup segudang prestasi saat memperkuat AC Milan dan Ajax Amsterdam dan mencatatkan namanya di jajaran pelatih jempolan ketika mengasuh Barcelona di awal tahun 2000-an.
Gelandang yang memiliki kekuatan dan keterampilan fisik luar biasa, itulah Rijkaard. Keunggulannya di lini tengah juga menuai pujian dari banyak pengamat, bahkan sampai sekarang.
Rijkaard mengawali kariernya sebagai pemain di Ajax. Tujuh musim memperkuat klub kota kelahirannya itu, Rijkaard mencicipi tiga gelar juara Eredivisie.
Milan jadi klub selanjutnya yang kian meroketkan nama Rijkaard. Lima musim berseragam Rossoneri, gelandang yang dikenal amat piawai melakukan tackle ini merasakan dua gelar Scudetto Serie A dan dua trofi Liga Champions.
Kembali ke Ajax pada tahun 1993, Rijkaard merengkuh dua gelar Eredivisie. Pemain berambut khas ini pun gantung sepatu setelah merebut trofi Liga Champions musim 1994/1995 bersama klub berjuluk de Godenzonen itu.
Menjajal karier di dunia kepelatihan, Rijkaard menjadi asisten pelatih timnas Belanda, Guus Hiddink. Tahun 1998, kursi pelatih Timnas Oranje pun jatuh ke tangannya. Gagal membawa Belanda menjuarai Euro 2000, Rijkaard mengundurkan diri.
Selepas dari timnas, Rijkaard dipercaya menukangi Sparta Rotterdam. Sayang, ia justru membuat klub tertua di Eredivisie itu turun ke kompetisi kasta kedua Belanda.
Dipecat, Rijkaard absen setahun. Baru pada 2003, ia kembali. Tak tanggung-tanggung, dirinya langsung dipercaya menangangi Barcelona, yang kala itu sedang terpuruk prestasinya.
Menggantikan pelatih lama Radomir Antic, Rijkaard membawa Barcelona merebut kembali mahkota La Liga pada musim 2004/2005, empat tahun setelah klub itu puasa gelar. Rijkaard pulalah yang disebut-sebut mengembalikan pamor Barcelona di kancah Eropa. Memanfaatkan pemain-pemain yang ada kala itu, macam Ronaldinho dan Samuel Eto'o. Rijkaard sukses mempersembahkan trofi Liga Champions pertama sejak tiga belas tahun terakhir.
Pada akhir musim 2007/2008, Rijkaard tak lagi menjadi pelatih Blaugrana. Posisinya digantikan oleh Pep Guardiola.
Tahun 2009, Rijkaard dipercaya untuk mengarsiteki raksasa Turki, Galatasaray. Gagal memberikan gelar, dirinya dipecat setahun kemudian. Keberuntungan tak lagi berpihak pada Rijkaard kala dirinya menukangi timnas Arab Saudi pada tahun 2011. Tak berhasil menembus babak kualifikasi Piala Dunia dan Piala Negara-negara Teluk, iapun diberhentikan.
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK
-
DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo soal 'Londo Ireng', Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara