Suara.com - Melakoni laga keduanya di ajang Liga Europa, Liverpool kembali gagal meraih kemenangan. Menghadapi wakil Swiss, FC Sion, The Reds harus puas berbagi poin usai bermain imbang 1-1.
Dalam pertandingan yang digelar di Anfield, Jum'at (2/10/2015) dini hari WIB, Liverpool unggul lebih dulu lewat gol Adam Lallana di awal laga. Akan tetapi, tiga poin yang sudah dalam genggaman lepas setelah kemenangan The Reds dibatalkan Ebenezer Assifuah.
Menanggapi hasil pertandingan itu, manajer The Reds Brendan Rodgers mengaku sangat kecewa. Menurutnya, kegagalan mengatasi perlawanan Sion menjadi tanda bahwa harus ada perubahan dari sisi formasi dan strategi Liverpool.
"Hasil pertandingan sangat mengecewakan, mengingat banyaknya peluang yang berhasil kami ciptakan," tukas Rodgers.
"Jika anda mmberikan gol dengan cara yang kurang bagus seperti itu tapi menciptakan banyak peluang, tandanya tim kurang kualitas dalam penyelesaian akhir. Itulah cerita tentang kami saat ini," jelas manajer asal Irlandia.
"Saya menikmati pekerjaan ini. Membangun tim dalam dua musim adalah tantangan yang menyenangkan," tambahnya.
"Tapi ini artinya membangun ulang tim, dan saya harap bisa melakukannya lebih baik lagi," tutupnya. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bisnis Judi di Singapura Memanas, Berebut Penjudi Kakap dari China hingga Indonesia
-
Pramono Rotasi Tujuh Pejabat Eselon II DKI, Singgung Soal Penyegaran dan Penyempurnaan
-
Ulasan Black Beauty: Kisah Seekor Kuda tentang Kebaikan dan Kemanusiaan
-
Soroti 52 Persen BUMN Rugi, Pakar UGM Sebut Perampingan Perusahaan Efektif Jika Korupsi Diberantas
-
BI Salurkan Insentif KLM Rp446,5 Triliun per Agustus 2026,, Kredit Perbankan Tumbuh 13,58 Persen
-
Pakar IPB Ungkap Kunci Damai Blok Tanamalia, Dialog Terbuka dan Kepastian Hukum
-
Jateng Uji Model Baru Pengentasan Kemiskinan, Pemuda Jadi Ujung Tombak
-
Bye Kusam! 4 Brightening Pad Solusi Buat Wajah Cerah dan Lembap Seketika
-
Adu Nasib Anak Pelatih Timnas Indonesia: Putra Kluivert Paling Sukses, STY dan Herdman Beda Jalan
-
Lulus S2 di Semarang, WN Afghanistan Malah Dideportasi Gara-Gara Bikin Restoran