Suara.com - Arema Cronus Indonesia sudah siap melawan Sriwijaya FC. Arema fokus mematangkan strategi dan taktik guna menghadapi Sriwijaya FC pada laga ketiga Piala Jenderal Sudirman di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (18/11/2015).
Pelatih Arema Joko Susilo, mengatakan, meski anak asuhnya sudah mengemas enam poin dari dua kali kemenangan yang diraih dari Persegres Gresik United dan Persipasi Bandung Raya (PBR), mereka harus berjuang maksimal untuk meraih kemenangan kembali guna memuluskan jalan menuju babak selanjutnya.
"Kami harus tetap berjuang dan konsentrasi pada pertandingan ketiga ini. Anak-anak jangan sampai terlena dengan kemenangan yang telah diraih sebelumnya. Kami ingin permainan anak-anak terus meningkat lagi dan memenangkan setiap pertandingan," kata Joko di Malang, Rabu (18/11/2015).
Joko Susilo yang akrab dipanggil Gethuk itu berharap anak asuhnya bisa lebih adaptatif, terutama pemain asing yang baru bergabung, yakni Kiko Insa, Antonio Mossi dan Esteban Vizcarra. Ia melihat trio pemain asing masih belum bermain baik, meski Kiko Insa mencetak dua gol dan Antonio Mossi menorehkan dua asis.
Ia mengaku akan memperbaiki semua pemainnya, termasuk masalah adaptasi. "Saya ingin pemain Arema lainnya bisa membantu pemain asing ini untuk saling melengkapi, biar chemistry-nya dapat," ujarnya.
Menyinggung pemain Sriwijaya FC yang wajib diwaspadai dan dikawal ketat, Gethuk mengatakan semua diwaspadai karena kualitas dan skill mereka sangat bagus, namun ada dua yang diwaspadai, yakni Ferdinan Sinaga dan Osas Saha yang memiliki karakter permainan cepat. Keduanya berpotensi bakal menyulitkan Arema.
Apalagi, lanjutnya, Sriwijaya FC juga mendapatkan amunisi baru pemain asing yang juga cukup berkualitas, selain Osas Saha, yakni Abdulllaye Maiga dan Rafaele Simoene. "Lini belakang Arema harus tangguh dan benar-benar waspada kalau tidak ingin kecolongan," ujarnya.
Hanya saja, Arema memiliki modal positif untuk meladeni Sriwijaya FC, yakni dua kememangan sempurna dan masa recovery pemain yang lebih panjang. Sebab, setelah dijamu PBR (16/11), Arema baru bertanding kembali pada Minggu (22/11), sedangkan Sriwijaya bakal bertanding besok (Kamis, 19/11) dan Minggu menghadapi Arema. (Antara)
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
Alex Noerdin Wafat, 3 Jejaknya di Sepak Bola: Dari Sriwijaya FC hingga Coba Datangkan Ronaldinho
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar