Suara.com - Sentuhan tangan dingin Jurgen Klopp di Liverpool mulai membuahkan hasil. Klopp menjadi manajer The Reds menggantikan Brendan Rodgers yang dipecat usai timnya bermain imbang dengan Everton pada 4 Oktober 2015 lalu.
Klop menjalani debutnya bersama Liverpool di Liga Premier saat timnya bertandang ke White Hart Lane, markas Tottenham Hotspur pada 17 Oktober 2015. Hasilnya, Liverpool pulang dengan hanya mengantongi 1 poin setelah bermain imbang tanpa gol.
Sama seperti di Liga Premier, Klopp juga menjalani debutnya di Liga Europa dengan hasil imbang. Bermain di Anfield, Klopp harus puas berbagi poin dengan wakil Rusia Rubin Kazan.
Hasil imbang kembali diraih Klopp saat timnya melawan Southampton di Liga Inggris. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu akhirnya memberi poin penuh pertama kepada pendukung The Reds dengan mengalahkan AFC Bournemouth di Piala Liga Inggris.
Kemenangan itu disusul dua kemenangan beruntun atas Chelsea di Liga Premier dan Rubin Kazan di Liga Europa. Satu-satunya kekalahan Klopp adalah ketika timnya dikalahkan Crystal Palace di Liga Inggris.
Setelah itu, Liverpool bangkit dengan meraih kemenangan atas Manchester city yang merupakan salah satu kandidat kuat juara Liga Premier musim ini. Tidak hanya di liga domestik, The Reds kembali berjaya di Liga Europa dengan mengalahkan Bordeaux.
Saat ini Liverpool mengumpulkan 20 poin hasil 13 laga dan berada di urutan 9 klasemen Liga Premier. The Reds tertinggal 8 poin dari penghuni puncak klasemen Leicester City. Sementara di Liga Europa, Liverpool telah memastikan tiket ke babak 23 besar.
Rapor Jurgen Klopp di 9 Laga Liverpool:
Tottenham Hotspur 1-1 Liverpool (Liga Premier)
Liverpool 1-1 Rubin Kazan (Liga Europa)
Liverpool 1-1 Southampton (Liga Premier)
Liverpool 1-0 AFC Bournemouth (Piala Liga Inggris)
Chelsea 1-3 Liverpool (Liga Premier)
Rubin Kazan 0-1 Liverpool (Liga Europa)
Liverpool 1-2 Crystal Palace (Liga Premier)
Manchester City 1-4 Liverpool (Liga Premier)
Liverpool 2-1 Bordeaux (Liga Europa)
Berita Terkait
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Elkan Baggott: Saya Ragu Apakah Akan...
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Arsenal Disebut Tim Terburuk, Martin Keown Serang Balik Paul Scholes
-
Kalahkan Chelsea, Mikel Arteta Sebut Final Carabao Cup 'Vitamin Terbaik' untuk Arsenal
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata