- Martin Keown membela Arsenal terhadap kritik Paul Scholes yang menyebut mereka tim juara terburuk Premier League.
- Keown menegaskan bahwa kemenangan dan hasil akhir lebih penting daripada gaya bermain dalam perburuan gelar juara liga.
- Legenda Arsenal tersebut menasihati skuad Mikel Arteta fokus menang per pertandingan tanpa memedulikan suara luar.
Suara.com - Legenda Arsenal, Martin Keown, melontarkan pembelaan keras terhadap skuad Mikel Arteta usai komentar kontroversial dari mantan gelandang Manchester United, Paul Scholes.
Keown tak terima dengan komentar Scholes yang menyebut bahwa Arsenal bisa jadi tim terburuk yang pernah menjuarai Premier League.
Arsenal saat ini tampil impresif dengan keunggulan enam poin di puncak klasemen Premier League.
'
Kemenangan telak atas Leeds United di Elland Road semakin mempertegas dominasi Arsenal, terlebih setelah Manchester City dan Aston Villa sama-sama kehilangan poin pada akhir pekan yang sama.
“Orang-orang berbicara soal mereka akan menjadi juara, lalu ada yang secara usil mengatakan ini akan jadi tim terburuk yang pernah menang. Anda harus menutup telinga dan terus menang,” ujar Keown dilansir dari Metro.uk
Menurut Keown, dalam perebutan gelar, hasil akhir jauh lebih penting daripada gaya bermain. Ia menilai Arsenal saat ini adalah tim terbaik di liga dan itu sudah cukup.
“Tidak masalah seperti apa penampilan Anda. Yang penting adalah menang. Arsenal lebih baik dari siapa pun saat ini,” tegasnya.
Keown bahkan menyindir komentar Scholes dengan candaan, menyamakannya dengan tekel khas Scholes semasa bermain yang berbahaya.
“Saya suka Paul, tapi komentar itu seperti tekel-tekel lamanya, tinggi dan ceroboh,” kata Keown.
peluang memperlebar jarak poin menjadi sembilan angka. Ia menilai tekanan justru akan berbalik ke Manchester City, terutama jika pesaing utama itu harus bertandang ke Anfield.
Baca Juga: Liverpool Tebus Jeremy Jacquet dari Rennes Rp1,37 Triliun!
“Jika Arsenal bisa unggul sembilan poin, City akan mulai mempertanyakan diri mereka. Tapi jika City menang di Anfield, perburuan gelar masih sangat terbuka,” ujarnya.
Bagi Keown, satu kemenangan tidak serta-merta memastikan gelar. Namun dengan konsistensi dan fokus, Arsenal punya peluang besar mengakhiri penantian panjang 22 tahun tanpa gelar Premier League.
“Arsenal sedang melakukannya dengan sangat baik. Abaikan kebisingan, mainkan pertandingan demi pertandingan, dan menangkan,” pungkas Keown.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam
-
Dituding Tak Loyal ke Pemerintah, Sardar Azmoun Dicoret dari Timnas Iran
-
Status WNI Dean James Jadi Skandal, KNVB: Ini Kasus yang Rumit, Mohon Bersabar
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool