Suara.com - Manajer Jose Mourinho berada dalam tekanan usai Chelsea kembali menelan kekalahan di Liga Inggris. Kekalahan dari pimpinan klasemen Leicester City merupakan kekalahan ke-9 The Blues musim ini.
Liga Inggris tidak ramah dengan posisi manajer. Menjadi manajer liga terpanas di dunia itu seperti duduk di kursi panas.
Sejak bergulirnya Liga Inggris musim ini, sudah empat manajer yang harus menanggalkan jabatannya sebagai manajer klub. Siapa saja mereka?
1. Dick Advocaat (Sunderland)
Dick Advocaat menjadi pelatih pertama di Liga Premier yang dipecat. Advocaat yang menangani Sunderland dipaksa angkat kaki menyusui penampilan buruk The Black Cats.
Manajer asal Belanda itu melatih Sunderland menggantikan Gustavo Poyet pada pertengahan Maret 2015. Dia akhirnya meninggalkan Stadium of Light pada awal 4 Oktober 2015. Posisi Advocaat kemudian diisi Sam Allardyce.
2. Brendan Rodgers (Liverpool)
Sehari setelah Advocaat, manajer Brendan Rodgers mengalami nasib serupa. Rodgers dipecat LIverpool usai timnya bermain imbang dengan Everton dalam derby Marseyside.
Mantan manajer Swansea City itu diganti JUrgen Klopp yang sebelumnya menahkodai klub Bundesliga Borussia Dortmund. Klop resmi menjadi manajer di Anfield pada 9 Oktober 2015.
3. Tim Sherwood (Aston Villa)
3. Tim Sherwood (Aston Villa)
Tim Sherwood kehilangan dua pemain kunci di awal Liga Inggris musim ini. Kedua pemain itu adalah Cristian Benteke dan Fabian Delph.
Tanpa Benteka yang hijrah ke Liverpool, lini depan Aston Villa menjadi tumpul. Tim Sherwood akhirnya dipecat dan digantikan Remi Garde pada awal November.
4. Garry Monk (Swansea City)
Manajer Swansea City Garry Monk mengakhiri kebersamaannya dengan timnya setelah menuai hasil buruk. Monk dipecat setalah hanya memberi satu kemenangan untuk Swansea dalam 11 laga terakhir. Posisi Monk kini ditempati Alan Curtis sebagai manajer sementara.
Musim lalu, Monk mengantarkan Swansea ke urutan 8 klasemen akhir Liga Premier. Pencapaian itu merupakan yang tertinggi sepanjang berdirinya klub.
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich
-
Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
7 Perbedaan Parfum EDT, EDP, dan Extrait de Parfum: Daya Tahan hingga Karakter Aroma
-
IHSG Pagi Ini Melesat ke Level 6.200, Saham Diburu Investor
-
Baru Sehari Dibuat, Mural 'Tritura Baru' Mahasiswa Trisakti Dicat Hitam Petugas
-
Harga Jual Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Senin 3 Agustus 2026
-
Dari Bali hingga Sumatra, Main Hakim Sendiri Kian Marak: Krisis Kepercayaan atau Efek Populisme?
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
-
Kurir Sabu Berkedok Kondektur Bus Ditangkap, Barang Bukti Disembunyikan di Botol Permen
-
Mati Listrik di Cirendeu Sudah Pulih, PLN Ungkap Penyebabnya
-
Minky Momo Rilis OVA Baru, Soroti Kekuatan Mimpi dan Harapan di Era Digital
-
Kronologi Kakek 70 Tahun Tewas Saat Kencan di Hotel Parangtritis