Suara.com - PSM Makassar mendorong PT Liga Indonesia untuk kembali menggelar kompetisi pada 2016 dan bukan hanya melaksanakan turnamen yang bersifat sementara.
Media Officer PSM, Ramli Manong mengatakan bahwa ini juga sesuai dengan hasil pertemuan pemilik klub bersama PT Liga Indonesia yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.
"Kami akan kembali bertemu dengan pemilik klub di Batam pada 24 Desember 2015. Dari pertemuan itu akan kita dorong agar PT Liga Indonesia selaku operator untuk memformat kembali agenda yang sempat terhenti yakni menjalankan roda kompetisi secara normal," jelas Ramli di Makassar, Kamis (18/12/2015).
PT Liga Indonesia bukan hanya didorong menjalankan kompetisi namun juga diminta untuk menaikkan total hadiah yang diperebutkan pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan yakni sekitar Rp50 hingga Rp100 miliar.
Dengan total hadiah yang lebih besar, kata dia, tentunya akan membuat klub bisa lebih jor-joran untuk mengeluarkan anggaran lebih besar untuk membentuk tim yang lebih solid.
Sebaliknya jika hanya seperti sebelumnya yakni hadiah yang dipersiapkan hanya sekitar Rp3 miliar tentu akan membuat klub kesulitan. Sebab hadiah itu tidak sebanding dengan pengeluaran klub yang justru bisa mencapai hingga Rp30 miliar per musim.
Selain membuka jalan bagi klub untuk melakukan investasi, jumlah hadiah yang besar juga menjadi salah satu jalan untuk menjadikan kompetisi di Indonesia sebagai industri.
"Turnamen yang hanya beberapa bulan saja justru ada yang hadiahnya sampai Rp5 miliar. Sebaliknya pada kompetisi resmi justru hadiah yang disiapkan hanya sekitar Rp3 miliar. Kondisi ini yang membuat klub tidak ada jaminan ke depan," katanya.
Mengenai hadiah sebesar itu, dirinya mengaku optimistis bisa terwujud jika PT Liga Indonesia ingin serius untuk menjadikan kompetisi sepak bola sebagai industri.
"Pihak sponsor juga tentu akan lebih mudah kita dapatkan jika sudah kompetisinya lebih bergengsi. Kami akhir bulan ini akan ada pertemuan kembali dan akan kita dorong bergulirnya kompetisi resmi," ujarnya.
Soal apakah PSM tidak lagi tertarik berlaga di turnamen, dirinya juga memastikan tentu akan lebih fokus untuk mempersiapkan tim menuju kompetisi. Apalagi jika ada kompetisi maka tentu turnamen juga tidak akan laku.
Pihak manajemen menilai turnamen semata-mata hanya bertujuan mengangkat trofi saja, sehingga tidak ada tujuan utama tampil di kasta yang lebih tinggi.
"Kami juga akan pertanyakan ke PT Liga agar mempertimbangkan supaya jumlah hadiah di kompetisi nanti lebih ditingkatkan sehingga klub tidak ragu dalam berinvestasi," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Jelang Lawan PSM Makassar
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
-
Wiljan Pluim Bongkar Skandal Paspor, Soroti Dampaknya ke Pemain Timnas Indonesia
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persis Solo, Tontonan Duel Sengit di Parepare!
-
Ofisial MU Paksa Wartawan Hapus Bukti Pemukulan Wasit, PSSI Buka Suara
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Hasil Super League: Maxwell Gagal Penalti, Persija Jakarta Ditahan PSIM 1-1
-
Menteri Olahraga Iran Ungkap Satu Syarat Mutlak untuk Tampil di Piala Dunia 2026
-
Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Babak I: Gol Cepat Vidal Dibalas Allano
-
Waspadai Ze Valente Cs, Pelatih Persija Fokus Taktik Kolektif Lawan PSIM
-
Cristiano Ronaldo Berpeluang Main Bareng Anaknya di Al Nassr, Duet Impian Segera Terwujud?
-
Ketergantungan Satu Pemain, Statistik Ungkap Arsenal Sulit Menang Tanpa Bukayo Saka
-
Bukan Hanya Fadly Alberto Hengga, Jejak Kekerasan Juga Menyeret Pemain Muda Ini
-
Tak Cuma PSG, Klub Liga Inggris Ikut Kejar Pemain Keturunan Indonesia
-
Menanti Sentuhan Magis Marselino Ferdinan di Bawah Taktik Baru John Herdman
-
2 Rapor Merah Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Asia U-17 2026