Suara.com - Gol ke-19 Romelu Lukaku di musim ini membawa Everton menang 2-1 atas Manchester City pada pertandingan leg pertama semifinal Piala Liga pada Rabu.
Everton belum pernah lagi mengangkat trofi sejak Piala FA 1995. Namun, mereka melangkah semakin dekat ke Wembley dan berpeluang untuk mengulangi final Piala Liga 1984 dengan rival sekota Liverpool berkat gol penentu kemenangan dari Lukaku.
Liverpool memimpin 1-0 atas Stoke dari pertandingan leg pertama semifinal mereka, dan Manchester City akan masih berharap untuk membalikkan situasi ketika mereka mengincar kesuksesan 2014 mereka di kompetisi.
Ketika Jesus Navas membatalkan gol Ramiro Funes Mori di babak pertama, City terlihat akan memiliki keunggulan menjelang pertandingan leg kedua yang dimainkan di kandang mereka dalam rentang waktu tiga pekan, namun gol tandukan Lukaku 12 menit sebelum pertandingan usai membuat publik Goodison Park bergemuruh.
Setelah hanya memenangi tiga dari 11 pertandingan Liga Utama Inggris mereka di Goodison Park pada musim ini -- kemasukan 20 gol sepanjang prosesnya -- keunggulan sebagai tuan rumah tidak terasa untuk Everton ketika mereka mengincar untuk dapat kembali ke semifinal kompetisi ini untuk pertama kalinya sejak 2008.
Kemenangan City di markas Watford pada Sabtu silam merupakan kemenangan tandang pertama mereka di liga sejak September, namun mereka mengemas empat gol saat meraih kemenangan di markas Sunderland untuk membuka laju mereka di Piala Liga, dan telah mengoleksi 13 gol dari tiga pertandingan untuk mencapai empat besar.
Mereka mengawali pertandingan dengan tekad untuk meneruskan pengejaran terhadap peluang meraih empat trofi, dengan mendominasi penguasaan bola di area pertahanan Liverpool pada fase-fase awal pertandingan.
Namun Roberto Martinez -- yang mengarsiteki Wigan saat secara mengejutkan meraih kemenangan di final Piala FA atas City 2013 sebelum bergabung sebagai pelatih Everton pada akhir bulan itu -- gembira timnya mampu mengatasi tekanan awal saat ia berusaha memecahkan masalah-masalah pertahanan Everton.
Dan saat berupaya menghadang gempuran City, tandukan Nicolas Otamendi melebar dari situasi tendangan sudut, Everton mulai menebar ancaman saat menyerang.
Dua kali tim tuan rumah memasukkan bola ke gawang, namun upaya John Stones dan Lukaku itu tidak berbuah gol karena offside.
Namun kemudian setelah Sergio Aguero begitu dekat untuk membawa City memimpin dengan upaya-upayanya yang digagalkan Joel Robles dan diblok Funes Mori, mereka memaksimalkan upaya mereka dengan membuka keunggulan menjelang berakhirnya babak pertama.
Gol kedua Lukaku kembali berada di posisi offside, namun bola justru jatuh ke Fonis Mori setelah Willy Cabalero menggagalkan tembakan Ross Barkley menyusul tendangan sudut, dan pemain bertahan itu mengemas gol keduanya untuk klub.
Everton tidak membiarkan tempo permainan menurun saat mereka berupaya memaksimalkan keuntungan bermain sebagai tuan rumah setelah turun minum, di mana Gerard Deulofeu menguji Caballero dengan sepakan cungkilnya.
Sang kiper City, yang menggantikan kiper timnas Inggris Joe Hart yang diistirahatkan, kemudian melakukan penyelamatan yang lebih baik untuk menghadang Barkley setelah gelandang itu menaklukkan Otamendi dan berlari menuju kotak penalti untuk menciptakan peluang melepaskan tembakan.
Namun tim tamu mulai untuk kembali menebar ancaman ketika mereka berupaya menyamakan kedudukan.
Sepakan Aguero melebar setelah mendapat umpan dari David Silva, dan Robles kemudian menangkap sundulan dari Fernandinho menyusul umpan silang dari Navas.
Kiper Everton itu kembali diuji ketika Kevin de Bruyne memainkan operan satu-dua dengan Aguero, sebelum melepaskan tembakan ke sudut gawang.
Dan tekanan City menuai hasilnya 14 menit sebelum pertandingan usai, ketika mereka mengubah skor menjadi 1-1 dengan gol dari serangan balik.
Bola panjang Fernandinho dikejar Aguero dan setelah melewati pertahanan Everton, ia menggulirkan bola menuju arah pergerakan Navas yang dengan sepakan sisi kakinya mengukir gol perdananya sejak September 2014.
City akan gembira untuk dapat kembali ke Stadion Etihad dengan situasi imbang, namun paritas itu hanya bertahan selama dua menit ketika umpan silang Gareth Barry ditanduk oleh Lukaku untuk memastikan kemenangan Everton. (Antara/AFP)
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur