Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman mengaku masih terkendala bahasa sebelum menjalani pelatihan bersama dengan jajaran pelatih klub asal Italia yaitu Inter Milan dalam lima bulan kedepan.
"Di sana banyak menggunakan Bahasa Italia. Itu yang akan menjadi kendala bagi saya," kata Djadjang Nurdjaman di sela pertemuan kerja sama antara Inter Milan dengan Persib Bandung di Hotel Fairmont Jakarta, Rabu.
Menurut dia, secara umum persiapan untuk mendukung kegiatan selama di Italia sudah disiapkan. Apalagi persiapannya sudah dilakukan jauh-jauh hari karena informasi keberangkatan ke Italia sudah terdengar saat Persib menjuarai Indonesia Super League (ISL).
"Persiapan yang lain sudah tidak ada masalah. Tinggal berangkat saja," ucap pelatih yang juga legenda klub yang berjuluk Maung Bandung itu.
Diberangkatkannya Djadjang ke Italia untuk meningkatkan kemampuan melatihnya merupakan hadiah dari manajemen klub Maung Bandung setelah sukses menjuarai kompetisi ISL. Prestasi itu ditambah dengan membawa Persib menjadi juara Piala Presiden.
Sesuai dengan rencana, Djadjang Nurdjaman akan bertolak ke Italia melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (14/1). Dengan demikian, bisa dipastikan tidak aktif lagi untuk menukangi Persib dalam beberapa turnamen kedepan.
Selama di Italia, pelatih asli Jawa Barat itu menjalankan program yang dikeluarkan oleh manajemen Inter Milan. Bahkan program yang akan dijalankan oleh Djadjang sudah diketahui langsung oleh Presiden Inter Milan, Erick Thohir.
"Programnya sudah jelas. Jadi bukan akal-akalan. Semuanya telah terprogram dengan baik," ujar Djadjang, menegaskan.
Sementara itu Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat, Glen Sugita mengatakan, tidak banyak pelatih Indonesia yang bisa mendapatkan kesempatan menambah kemampuan di Italia. Pihaknya berharap Djadjang bisa memanfaatkan dengan baik kesempatan ini.
Terkait dengan pengganti Djadjang di Persib Bandung, Glen menegaskan akan segera mencari penggantinya. Terkait dengan masa depan pelatih yang membawa Persib Bandung menjuarai ISL, kata dia, baru akan diputuskan setelah program selesai. (Antara)
Berita Terkait
-
Gelar Juara Persib di Depan Mata, Julio Cesar Ingatkan Jangan Lengah Lawan Persijap
-
Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara
-
Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?
-
Cesc Fabregas Ngelamar Jadi Pelatih Inter dengan Presentasi PowerPoint Berujung Ditolak
-
Roberto Mancini Masuk Kandidat Pelatih Baru Timnas Italia, tapi Antonio Conte Favorit
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Unai Emery 'Si Raja' Liga Europa, 5 Trofi dalam 6 Final!
-
5 Fakta Gila Aston Villa Juara Liga Europa, Akhiri Penantian 30 Tahun!
-
Casemiro ke Inter Miami Segera Terjadi, Tapi Terjanggal Regulasi Discovery Rights dan Slot Non-DP
-
Gelar Juara Persib di Depan Mata, Julio Cesar Ingatkan Jangan Lengah Lawan Persijap
-
Arsenal Akan Parade Juara Liga Inggris Musim 2025/2026 di Islington Pada 31 Mei
-
Aston Villa Juara Liga Europa 2026
-
Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda
-
Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang
-
Asisten Bojan Hodak Takut Persib Kalah di Laga Pamungkas dan Gagal Juara
-
Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?