- Aston Villa menjuarai Liga Europa 2025/2026 setelah mengalahkan SC Freiburg 3-0 di Tupras Stadium, Istanbul, Turki.
- Unai Emery resmi menjadi pelatih tersukses dalam sejarah kompetisi dengan koleksi lima gelar bersama tiga klub berbeda.
- Keberhasilan ini mengakhiri penantian gelar mayor Aston Villa selama tiga puluh tahun sekaligus membuktikan kebangkitan taktik Emery.
Suara.com - Keberhasilan Aston Villa mengalahkan SC Freiburg di final Liga Europa 2025/2026 tak hanya mengakhiri puasa gelar klub asal Birmingham tersebut.
Kemenangan di Tupras Stadium, Istanbul, juga semakin menegaskan status Unai Emery sebagai “Raja Liga Europa”.
Pelatih asal Spanyol itu sukses membawa Aston Villa menang meyakinkan 3-0 lewat gol Youri Tielemans, Emiliano Buendía, dan Morgan Rogers.
Gelar tersebut menjadi trofi Liga Europa kelima bagi Emery sepanjang karier kepelatihannya.
Emery Pertajam Rekor Liga Europa
Dengan koleksi lima gelar, Emery resmi menjadi pelatih tersukses dalam sejarah Liga Europa.
Sebelumnya, ia lebih dulu mencetak sejarah bersama Sevilla dengan meraih tiga gelar beruntun pada musim 2013/2014, 2014/2015, dan 2015/2016.
Magis Emery kembali terlihat saat membawa Villarreal juara Liga Europa musim 2020/2021 usai mengalahkan Manchester United di final.
Kini, Aston Villa menjadi klub ketiga yang dibawanya menjuarai kompetisi kasta kedua Eropa tersebut.
Baca Juga: Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
Catatan lima trofi dari enam final semakin mempertegas reputasi Emery sebagai spesialis kompetisi Eropa.
Penebusan Emery di Tanah Inggris
Kesuksesan bersama Aston Villa juga menjadi momen emosional bagi Emery setelah kegagalannya bersama Arsenal pada final Liga Europa 2019.
Saat itu, Arsenal harus mengakui keunggulan Chelsea, yang kemudian menjadi awal meredupnya karier Emery di Inggris.
Namun, pelatih berusia 54 tahun itu berhasil membungkam kritik setelah mengubah Aston Villa menjadi tim kompetitif di Eropa.
Ketika pertama datang pada akhir 2022, Aston Villa masih berada dekat zona degradasi Premier League.
Berita Terkait
-
5 Fakta Gila Aston Villa Juara Liga Europa, Akhiri Penantian 30 Tahun!
-
Aston Villa Juara Liga Europa 2026
-
Vinicius Jr Jadi Penentu Kemenangan Real Madrid atas Sevilla, Aksi Egois Mbapp Tuai Sorotan
-
Mohamed Salah Meledak Usai Liverpool Dipermalukan Aston Villa, Bongkar Borok Arne Slot
-
Segampang Itu Pecundangi Liverpool: The Reds Telan 19 Kekalahan Kebobolan 52 Gol
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain
-
Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir
-
Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia